Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Donny Damara: Anak Nakal Butuh Empati, Bukan Sekadar Hukuman

📅 Kamis, 22 Okt 2026, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Donny Damara: Anak Nakal Butuh Empati, Bukan Sekadar Hukuman Doc: Antara
Ket. Aktor Donny Damara dipastikan membintangi film layar lebar terbaru yang disutradarai oleh Benni Setiawan berjudul "Yang Disebut Nakal" saat konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/10).

Jakarta - Aktor Donny Damara menilai upaya mengatasi stigma "anak nakal" tidak hanya menjadi tanggung jawab anak, tetapi juga membutuhkan perubahan sikap dari orang tua agar terjalin pemahaman antara kedua pihak.

"Orang tua harus mau menurunkan ego ke bawah untuk memahami dunia anak zaman sekarang, sementara anak-anak juga harus belajar mendengarkan ke atas (menghormati orang tua)," kata Donny saat konferensi pers film "Yang Disebut Nakal" di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/10).

Menurut Donny, label "anak nakal" dapat muncul ketika cara anak mengekspresikan diri tidak sesuai dengan batas toleransi atau harapan orang tua.

Melalui proyek film terbarunya, Donny mengatakan tim produksi berupaya mengangkat perbedaan latar belakang keluarga untuk menunjukkan bagaimana lingkungan berperan dalam membentuk karakter dan perilaku anak, baik ke arah positif maupun negatif.

Ia menambahkan, kenakalan merupakan salah satu fase yang mungkin dialami anak selama masa pertumbuhan. Karena itu, upaya mengurangi perilaku tersebut perlu didukung pendidikan empati yang diterapkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

Film "Yang Disebut Nakal" mengangkat proses pembinaan remaja yang telanjur mendapat cap nakal dari lingkungan maupun keluarga. Ceritanya berfokus pada dinamika pengasuhan di Binalaku, tempat anak-anak yang bergulat dengan stigma tersebut dibimbing untuk memperoleh kesempatan kedua dan mengarahkan perilaku mereka ke kegiatan yang positif.

Boris Bokir, yang memerankan Goklas, salah seorang pendidik di Binalaku, mencontohkan pendekatan pembinaan melalui kegiatan yang lebih terarah. Anak-anak yang kerap terlibat perkelahian, misalnya, dapat diarahkan untuk menekuni olahraga bela diri campuran atau mixed martial arts (MMA).

Boris mengatakan pesan pendidikan karakter dalam drama keluarga tersebut tidak disampaikan secara menggurui. Unsur komedi situasi dihadirkan secara alami untuk menjaga keseimbangan antara hiburan dan kedalaman emosional cerita.

Film "Yang Disebut Nakal" turut dibintangi Giulio Parengkuan sebagai Jalu, Endy Bayu sebagai Satria, Donny Damara sebagai Pak Surya, Aming Sugandhi sebagai Yayat, Joshia Frederico sebagai Wawan, dan Rafi Sanjaya sebagai Uus.

Film yang mengangkat misi pendidikan karakter melalui Binalaku bagi generasi muda itu dijadwalkan menjalani proses syuting selama 23 hari di Purwakarta. Film tersebut ditargetkan tayang di bioskop Indonesia pada 2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Daerah
Hujan Tak Kunjung Turun, Ci...
Nasional
Pemerintah Dorong Keamanan ...
Luar Negeri
PBB Sebut Komitmen Iklim Du...

Nandur Srawung Dilakukan Dinas Kebudayaan Yogyakarta

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Nandur Srawung Dilakukan Di...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.