Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyebab Insiden KMP Batumandi, Gubernur Banten Minta Publik Tunggu Info Resmi

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 14:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyebab Insiden KMP Batumandi, Gubernur Banten Minta Publik Tunggu Info Resmi Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Banten Andra Soni saat melihat penumpang KMP Batumandi yang berhasil dievakuasi.

CILEGON – Gubernur Banten, Andra Soni, meminta publik untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi terkait penyebab insiden terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di Pelabuhan Merak Cilegon.

"Kita serahkan sepenuhnya proses investigasi kepada KNKT dan pihak berwenang," kata Gubernur Andra di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Rabu (21/10).

Gubernur juga mengatakan telah melakukan rapat koordinasi bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Basarnas, TNI, Polri, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), serta Jasa Raharja untuk mengambil langkah penanganan pasca-insiden.

Saat ini, kata Gubernur Andra, keselamatan penumpang merupakan prioritas utama. Maka itu koordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang mendapatkan penanganan yang komprehensif.

​Berdasarkan data dari PT ASDP, seluruh penumpang yang berjumlah 420 orang beserta 40 kru kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Selain itu, terdapat 89 unit kendaraan di dalam kapal.

Dari total penumpang, 16 orang telah mendapatkan penanganan medis secara sigap, yakni 11 orang di Puskesmas Pulomerak dan lima orang di Rumah Sakit Krakatau Medika. Saat ini, pihak ASDP juga memfasilitasi kepulangan para penumpang.

"Pemprov Banten akan terus memantau pelayanan kesehatan bagi para pengguna jasa yang terdampak," katanya.

​Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo memastikan keselamatan penumpang menjadi fokus utama penanganan pascainsiden. Saat ini, ASDP bersama Jasa Raharja tengah melakukan pendataan lebih lanjut terkait kerugian materiel.

​Heru juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), pemerintah daerah, TNI, Polri, serta armada kapal swasta yang turut membantu proses evakuasi di perairan Merak.

​"Fokus kami saat ini adalah pemulihan kelancaran operasional dan memastikan kebutuhan penumpang terpenuhi. Untuk penyebab insiden, kami mendukung penuh proses investigasi yang tengah dilakukan oleh KNKT dan kepolisian," kata Heru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Wali Kota Bandung Perkuat K...
Megapolitan
Ribuan Pencaker Ramaikan Ge...
Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangerang: ...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Perkuat Im...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.