Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Nagan Raya Mulai Rehabilitasi 55 Ha Sawah Terdampak Banjir Bandang

3 Rabu, 07 Okt 2026, 13:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Nagan Raya Mulai Rehabilitasi 55 Ha Sawah Terdampak Banjir Bandang Pemkab Nagan Raya Mulai Rehabilitasi 55 Ha Sawah Terdampak Banjir Bandang Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pertanian Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Marzuki.

NAGAN RAYA – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mulai melakukan rehabilitasi areal persawahan terdampak bencana alam banjir bandang seluas 55 hektare di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

"Untuk wilayah Beutong Ateuh, saat ini sedang diproses kontrak kerja sama swakelola dengan kelompok tani untuk rehabilitasi lahan sawah seluas 55 hektare, yang mengalami kerusakan tingkat ringan hingga sedang," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pertanian Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, kepada ANTARA di Nagan Raya, Aceh, Rabu(07/10).

Menurutnya, pengerjaan dilakukan petani setempat, dengan target meliputi pengupasan lahan dan pembuat pematang sawah agar bisa segera ditanami kembali tahun ini.

Selain itu, kegiatan swakelola tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian petani, karena kegiatan rehabilitasi sawah tersebut dilakukan oleh kelompok tani korban bencana alam.

Sementara itu, untuk lahan sawah dengan kategori rusak berat seluas 50 hektare, yang diperkirakan membutuhkan biaya hingga Rp300 juta per hektare, Pemkab Nagan Raya Aceh telah mengajukan usulan ke tingkat pusat dan diharapkan dapat ditangani pada tahun depan.

Selain di Beutong Ateuh, pemerintah daerah juga tengah menangani rehabilitasi lahan terlantar/terdampak di Blang Baro Rambong, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memudahkan petani menggarap kembali areal sawah mereka yang sebelumnya rusak berat, akibat terjangan banjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025.

Marzuki mengatakan pemerintah daerah saat ini terus berupaya memulihkan areal sawah masyarakat yang rusak, dengan mengusulkan aneka bantuan ke pemerintah pusat, sehingga diharapkan semua areal pertanian yang rusak akibat bencana alam dapat segera dilakukan perbaikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Terus Terpuruk, Ten Hag Seb...
Luar Negeri
Harga Minyak Dunia Turun Dr...

Jakcraft Ruang UMKM Promosikan Produk Unggulan

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakcraft Ruang UMKM Promosi...
Luar Negeri
UNESCO Ungkap Fakta Mengeju...
Daerah
BPBD: Longsor di Lumajang S...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.