Karhutla di Gunung Lawu Makin Meluas

Rabu, 21 Okt 2026, 17:10 WIB

JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu semakin meluas dan berdampak pada aktivitas pendakian. Tiga jalur pendakian yakni Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, dan Candi Cetho, masih ditutup sementara demi menjaga keselamatan pendaki.

Ini dilakukan setelah titik api muncul di kawasan hutan Gunung Lawu sejak 14 September 2026. Hingga Rabu (21/10), pengelola belum membuka kembali jalur pendakian karena risiko kebakaran masih menjadi perhatian.

Ket. Foto: — Sumber: X/@NaraSenyap

Admin Gunung Lawu, Titin, membenarkan penutupan jalur pendakian masih berlaku sejak keputusan terakhir pada September lalu. “Betul, jalur pendakian Gunung Lawu masih ditutup,” kata dia, Rabu.

Kebakaran di lereng Gunung Lawu kembali menjadi perhatian setelah api meluas hingga kawasan Desa Gondosuli, Karanganyar, Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (20/10), melaporkan luas kawasan terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 230 hektare.

Data sementara di wilayah Kabupaten Karanganyar menunjukkan luas area terdampak kebakaran meningkat menjadi sekitar 490 hektare. Perbedaan angka tersebut diduga berkaitan dengan cakupan pendataan, sehingga perkembangan luasan kebakaran masih perlu dicermati berdasarkan pembaruan resmi.

Petugas gabungan bersama pemerintah daerah terus berupaya memadamkan api agar kebakaran tidak merambat ke kawasan hutan lainnya. “Medan yang sulit dijangkau, angin kencang, dan vegetasi kering menjadi kendala dalam proses pemadaman,” ujar Titin.

Penutupan tiga jalur pendakian menjadi langkah antisipasi untuk mengurangi risiko keselamatan selama kebakaran di kawasan Gunung Lawu.

Calon pendaki diimbau memantau informasi resmi sebelum merencanakan perjalanan dan tidak memaksakan pendakian selama jalur belum dibuka kembali. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.