Alexandra Eala Akhiri Tren Buruk

Rabu, 21 Okt 2026, 01:30 WIB

NINGBO, TIONGKOK - Petenis Filipina Alexandra Eala mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun dengan kemenangan meyakinkan atas Diane Parry dari Prancis di babak pertama Ningbo Open, turnamen WTA 500 di Tiongkok, Senin (19/10) malam waktu setempat. Alexandra menang 6-3, 6-1 dalam waktu satu jam 17 menit sekaligus mempertegas perkembangan pesatnya sepanjang musim 2026.

Sebelum musim ini dimulai, Alexandra baru mengoleksi 15 kemenangan di level tur profesional sepanjang kariernya. Kini, petenis berusia 21 tahun tersebut telah membukukan 34 kemenangan sepanjang musim. Ini menandai lonjakan performa yang menjadikannya salah satu pemain paling berkembang tahun ini.

Ket. Foto: Petenis Filipina Alexandra Eala — Sumber: AFP/Wang Zhao

Menghadapi Parry, Alexandra sempat terlibat persaingan ketat pada awal set pertama. Kedua pemain saling mematahkan servis hingga kedudukan imbang 3-3. Namun, Alexandra kemudian merebut tujuh gim berturut-turut untuk unggul 6-3, 4-0 sebelum menutup pertandingan dengan kemenangan dua set langsung.

Kunci kemenangan Alexandra terletak pada konsistensi. Dia mencatatkan 12 pukulan winner dan hanya sembilan kesalahan sendiri. Sebaliknya, Parry menghasilkan 11 winner dengan 25 kesalahan sendiri.

“Saya sangat senang dengan penampilan saya. Ini pertandingan babak pertama yang sangat bagus, meskipun tidak mudah,” kata Alexandra. Dia juga mengapresiasi dukungan penonton yang memenuhi stadion dan membantunya tetap bersemangat dalam situasi sulit.

Di babak kedua, Alexandra akan menghadapi unggulan keenam Diana Shnaider atau petenis kualifikasi Yulia Putintseva. Kemenangan atas Parry menjadi modal penting setelah dia tersingkir pada laga pembuka di Singapura dan Wuhan.

Kejutan juga terjadi di Japan Open, Osaka. Petenis Austria Lilli Tagger menyingkirkan unggulan kelima Liudmila Samsonova dari Rusia dengan skor 6-3, 6-3. Tagger tampil efektif dengan memanfaatkan ketiga peluang break point dan tidak memberikan kesempatan serupa kepada lawannya.

Sementara itu, petenis Indonesia Janice Tjen gagal melangkah lebih jauh setelah kalah 4-6, 4-6 dari Ashlyn Krueger asal Amerika Serikat. Krueger merebut satu-satunya break pada masing-masing set di momen krusial untuk memastikan kemenangan.

Di Ningbo, Leylah Fernandez dari Kanada bangkit setelah kehilangan set pertama untuk mengalahkan unggulan ketujuh Elise Mertens dari Belgia, 2-6, 6-3, 7-5, dalam pertarungan selama dua jam 49 menit. Unggulan kedelapan Sorana Cirstea juga melaju setelah menaklukkan Han Shi dari Tiongkok, 6-3, 6-2.

Di luar persaingan turnamen, perebutan satu tempat terakhir di WTA Finals semakin memanas. Tujuh pemain telah memastikan tiket ke turnamen penutup musim yang dimulai 8 November di Indian Wells, Amerika Serikat, yakni Elena Rybakina, Aryna Sabalenka, Mirra Andreeva, Jessica Pegula, Coco Gauff, Elina Svitolina, dan Linda Noskova.

Tiga pemain masih bersaing memperebutkan tiket terakhir, yaitu Karolina Muchova dengan 4.735 poin, Iga Swiatek dengan 4.189 poin, dan Marta Kostyuk dengan 3.920 poin. Muchova tidak bertanding pekan ini sehingga peluangnya bergantung pada hasil kedua pesaingnya di Ningbo.

  • Ningbo Open
  • Tenis

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.