Ronaldo Tinggalkan Pemusatan Latihan, Federasi Portugal Jatuhkan Hukuman
Selasa, 20 Okt 2026, 06:00 WIBLisbon â Cristiano Ronaldo dijatuhi sanksi larangan bermain selama 30 hari karena meninggalkan pemusatan latihan tim nasional Portugal, demikian diumumkan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) pada Senin (19/10).
Pemain berusia 41 tahun itu secara tiba-tiba meninggalkan pemusatan latihan Portugal pada 30 September, saat berlangsungnya Liga Negara-Negara UEFA (UEFA Nations League), sebelum menuding pelatih Jorge Jesus mengingkari janjinya untuk memberinya kesempatan bermain.
Ronaldo meminta maaf kepada para pendukung pada awal Oktober dan menyatakan akan menerima hukuman apa pun yang dijatuhkan kepadanya.
Mantan bintang Manchester United dan Real Madrid itu juga harus membayar denda sebesar 255 euro (286 dollar AS). Ia dijatuhi hukuman minimum sesuai dengan peraturan federasi, yang menetapkan sanksi larangan bermain selama satu hingga enam bulan bagi pemain yang meninggalkan tim nasional.
Ronaldo meninggalkan skuad Portugal setelah hanya diminta melakukan pemanasan sebagai pemain pengganti saat menghadapi Norwegia pada 27 September, tetapi tidak dimainkan. Ia kemudian mengetahui bahwa dirinya tidak akan menjadi starter saat Portugal menghadapi Denmark pada 1 Oktober.
Sanksi terhadap Ronaldo berlaku sejak pertandingan melawan Denmark. Dengan demikian, ia telah menjalani 19 hari masa hukuman dan akan menyelesaikannya pada akhir Oktober.
Komite disiplin FPF menyatakan pihaknya mempertimbangkan "penyesalan yang ditunjukkan dalam pernyataan" Ronaldo yang dirilis pada 6 Oktober. Dalam pernyataan tersebut, Ronaldo mengakui kesalahannya dan menyatakan kesediaan untuk menerima hukuman.
Pemenang lima kali Ballon d'Or itu merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Portugal sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional putra.
Namun, tanpa kehadirannya, Portugal memenangi keempat pertandingan Liga Negara-Negara UEFA dan memastikan tiket ke perempat final dengan menyisakan dua pertandingan.
Portugal akan menjamu Denmark pada 14 November, kemudian bertandang menghadapi Wales pada 17 November dalam dua pertandingan terakhir Grup A4 Liga Negara-Negara UEFA. Pada saat itu, Ronaldo sudah menyelesaikan masa hukumannya.
'Terus Bekerja Keras'
Dalam unggahan di media sosial tak lama setelah meninggalkan pemusatan latihan, Ronaldo menuding pelatih Portugal, Jesus, mengingkari janjinya untuk memberinya kesempatan bermain dalam pertandingan Liga Negara-Negara UEFA. Namun, ia menegaskan tidak akan pensiun dari tim nasional.
"Saya akan selalu tersedia, seperti yang selama ini saya lakukan, untuk berjuang dan meraih kemenangan bersama tim nasional kami," tulis Ronaldo.
Ia mengatakan Jesus telah mengingkari janjinya untuk memainkannya saat menghadapi Norwegia. Ronaldo juga mengeklaim bahwa dalam konferensi pers sebelum pertandingan melawan Denmark, sang pelatih tidak menyampaikan sejumlah poin yang telah mereka sepakati dalam percakapan sebelumnya.
Salah satu poin yang sebelumnya disepakati untuk disampaikan Ronaldo adalah bahwa Jesus telah "melakukan kesalahan dengan meminta seseorang sekaliber Pele atau Maradona melakukan pemanasan, tetapi kemudian tidak memainkannya dalam pertandingan".
Beberapa hari kemudian, Jesus mengatakan akan memilih Ronaldo untuk memperkuat tim nasional jika penyerang tersebut masih bermain untuk klub Arab Saudi, Al Nassr, dan berminat menerima panggilan tim nasional.
Setelah pengumuman FPF, Ronaldo tidak secara langsung menanggapi kabar tersebut melalui Instagram. Namun, ia mengunggah foto dirinya bersiap menjalani latihan bersama klubnya di Arab Saudi, disertai keterangan, "Terus bekerja keras".
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Harga Avtur Melambung, Bisnis Penerbangan Kian Terjepit
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Bakal Dominasi Wilayah Indonesia pada Senin (21/9)
-
LG Hadirkan Rangkaian AC Terbaru Berbasis AI, Dukung Efisiensi Energi dan Kenyamanan
-
GTR Ultra 2026 di Semarang Gerakkan Ekonomi Warga hingga Rp4,5 Miliar
-
Anggaran Rp11,7 Triliun Disetujui DPR, Menteri PKP: 92 Persen untuk Perumahan Rakyat!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.