Provinsi Alberta Gelar Referendum bagi Memisahkan Diri dari Kanada

Selasa, 20 Okt 2026, 02:15 WIB

EDMONTON – Warga dari Provinsi Alberta pada Senin (19/10) waktu setempat menggelar referendum untuk memutuskan apakah akan memisahkan diri dari Kanada, dengan Perdana Menteri Mark Carney memperingatkan bahwa kemenangan separatis akan memicu ketidakpastian politik yang berbahaya di tengah terjadinya perang dagang dengan Amerika Serikat (AS).

Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa kurang dari seperempat penduduk di provinsi barat Kanada ini mendukung kemerdekaan.

Ket. Foto: Warga dari Provinsi Alberta yang menuntut untuk memisahkan diri dari Kanada berkumpul di alun-alun kantor legislatif provinsi di Edmonton pada 17 Oktober lalu. Pada Senin (19/10) Alberta menggelar referendum untuk memutuskan apakah akan memisahkan diri dari Kanada. — Sumber: AFP/MEGAN ALBU

“Jangan biarkan siapapun mengatakan bahwa ini sudah diputuskan. Jumlah pemilih akan menentukan hasilnya,” kata PM Carney dalam sebuah rapat umum pada Kamis (15/10) lalu.

Carney, yang dibesarkan di Alberta, menyebut referendum itu sebagai gertakan berbahaya pada saat Presiden AS, Donald Trump, memberlakukan tarif yang memberatkan dan membuat ancaman aneksasi yang menurut perdana menteri bertujuan untuk mematahkan tekad Kanada. Alberta diketahui memiliki cadangan minyak terbukti terbesar keempat di dunia, dan gerakan separatis didorong oleh ketidakpuasan atas pengelolaan sektor tersebut oleh Ottawa. Banyak warga Alberta membenci pendahulu Carney yaitu mantan PM Justin Trudeau, yang mereka tuduh mencoba membatasi produksi minyak untuk memajukan agenda iklimnya.

Referendum pada Senin memiliki 10 pertanyaan, termasuk beberapa tentang imigrasi, tetapi fokusnya adalah pada pertanyaan ke-10, yang menanyakan apakah Alberta harus tetap menjadi provinsi Kanada atau mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan untuk pemungutan suara kemerdekaan yang definitif.

Otoritas pemilihan Alberta mengatakan surat suara untuk pertanyaan ke-10 akan dihitung terlebih dahulu, dengan hasil yang diharapkan bisa diketahui pada Selasa (20/10) dini hari. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.