KONI: Kejurnas Gateball 2026 Resmi Dibuka
Selasa, 20 Okt 2026, 20:15 WIBJAKARTA - Kejuaraan Nasional Gateball ke-13 tahun 2026 resmi dibuka Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman di Lapangan RS Olahraga Cibubur Jakarta, Selasa (20/10). Kejurnas ini diikuti 28 provinsi dengan total 747 peserta yang bertanding dalam 11 nomor pertandingan.
Ketua Umum PB Pergatsi, Diana Kusumastuti, mengatakan kejurnas menjadi momentum memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi atlet gateball Indonesia. Ia menyebut, partisipasi puluhan provinsi menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap olahraga gateball.
âTema kejurnas tahun ini adalah Gateball Indonesia Bersatu, Berprestasi dan Mendunia. Jadikan tema ini semangat bersama, diwujudkan dalam kerja nyata,â ujar Diana ditemui di lokasi acara.
Diana menjelaskan, kejurnas juga menjadi bagian persiapan menghadapi babak kualifikasi PON 2028. PB Pergatsi turut berupaya mendorong gateball menjadi cabang olahraga eksibisi SEA Games Malaysia 2027.
Ia berharap gateball dapat dipertandingkan secara resmi pada SEA Games Singapura 2029. Untuk itu, peningkatan kualitas atlet, pelatih, mental bertanding, dan kompetisi perlu dipersiapkan sejak sekarang.
Diana juga meminta pengurus daerah memperbanyak kejuaraan provinsi dan turnamen antarklub. Menurutnya, semakin banyak kompetisi akan semakin membuka kesempatan bagi atlet untuk mengembangkan prestasi.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menilai kejurnas berperan penting dalam pembinaan olahraga prestasi. Ia mengatakan, gateball menuntut ketepatan, konsentrasi, kecermatan, serta kerja sama tim yang baik.
âGateball menuntut ketepatan konsentrasi kecermatan dan kerjasama tim yang baik. Sehingga bermain gateball turut membentuk karakter bangsa,â ujar Marciano Norman.
Marciano juga mendorong sosialisasi gateball kepada anak-anak usia dini melalui sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Ia berharap Indonesia dapat menjadi pelopor pengembangan gateball di tingkat dunia.
Kejurnas Gateball telah rutin diselenggarakan setiap tahun sejak 2012, kecuali pada 2020 akibat pandemi Covid-19. Melalui kejurnas ini, PB Pergatsi berharap pembinaan berkelanjutan mampu membawa atlet Indonesia berprestasi di tingkat internasional. ils/I-1
Berita Terkait:
-
Presiden Swiss Bakal Mengundurkan Diri dari Pemerintahan
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Kalimantan Selatan Hujan Ringan pada 24–28 September
-
AQUVIVA Gelar Pelepasan 9 Pemenang Program Ramadan dan Marbot Masjid untuk Berangkat Umrah
-
Pemkot Bogor Pasang Pagar Pengaman di Perlintasan Rel Sholeh Iskandar
-
56 Bhikkhu Lintas Negara Memulai Perjalanan Damai dari Bali Menuju Borobudur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.