Pemkot Bogor Pasang Pagar Pengaman di Perlintasan Rel Sholeh Iskandar

Kamis, 30 Jul 2026, 15:10 WIB

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memasang pagar pengaman di perlintasan rel kereta api di bawah fly over Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat dan mencegah terjadinya kecelakaan di lokasi tersebut.

Perlintasan yang selama ini dinilai cukup terbuka dan rawan tersebut beberapa kali mengakibatkan kecelakaan, mulai dari kendaraan roda empat yang menerobos hingga insiden yang menyebabkan korban jiwa akibat tertabrak kereta api.

Ket. Foto: — Sumber: kotabogor.go.id

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menyampaikan bahwa Pemkot Bogor telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dalam hal ini Direktorat Jenderal Perkeretaapian, untuk melakukan penutupan lintasan rel kereta api yang dinilai rawan.

“Pemkot Bogor berkoordinasi dengan Dirjen Perkeretaapian memutuskan untuk menutup lintasan rel kereta api yang sangat longgar di Jalan Sholeh Iskandar,” kata Wali Kota Dedie Rachim, Rabu (29/7).

Wali Kota Dedie Rachim berharap pemasangan pagar pengaman sebagai pembatas tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan serta mengurangi potensi terjadinya kecelakaan di perlintasan rel kereta api.

Ia menambahkan, pemasangan pagar pengaman serupa akan dilakukan di sejumlah perlintasan rel kereta api lainnya di Kota Bogor di antaranya perlintasan di bawah fly over Jalan RE Martadinata dan wilayah Bubulak.

"Pemasangan tersebut dilakukan sambil menunggu detail engineering design (DED) untuk proyek penutupan lintasan rel kereta api sebidang di Jalan MA Salmun," ujar dia.

Ia menjelaskan, ke depan perlintasan sebidang di Jalan MA Salmun akan ditutup secara total. Sebagai solusi, Pemkot Bogor akan membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) serta jembatan khusus bagi kendaraan roda dua.

“Ini langkah yang Kota Bogor ambil untuk mengantisipasi dan meminimalisir bertambahnya korban jiwa akibat kecelakaan di perlintasan rel kereta,” tegas Wali Kota Dedie Rachim didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, dan Camat Tanah Sareal, Rokib.

Selain pemasangan pagar pengaman, Pemkot Bogor melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) juga akan melakukan penataan area sekitar dengan pembangunan taman.

Penataan tersebut dilakukan agar area sekitar pagar tidak dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima (PKL) yang berpotensi menimbulkan kesan kumuh dan mengganggu ketertiban. Hal utama yang ingin dipastikan adalah keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Dengan membangun taman, harapannya dapat menurunkan potensi kerawanan, sehingga bisa meringankan tugas para aparat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat maupun wilayah,” pungkas Wali Kota Dedie Rachim. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.