Ada Antisipasi Khusus! Polisi Perketat Pengamanan untuk Cegah Pelajar ke Jakarta Ikut Unjuk Rasa

Selasa, 20 Okt 2026, 05:47 WIB

KABUPATEN TANGERANG - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten, memperketat pengamanan di sejumlah objek vital seperti kawasan Stasiun Kereta Api hingga Gerbang Tol (GT) sebagai mengantisipasi mobilisasi massa, khususnya kelompok pelajar yang hendak mengikuti kegiatan aksi penyampaian pendapat di Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di Tangerang, Senin mengatakan bahwa upaya pengamanan tersebut dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya tetap aman dan kondusif.
​
"Polresta Tangerang dan jajaran akan melaksanakan pengamanan di sejumlah stasiun dan gerbang tol, serta meningkatkan patroli guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," katanya.
​
Ia bilang, selama proses pengamanan di titik-titik krusial, personel di lapangan akan menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di mana, lanjutnya, pihaknya akan tetap menjunjung tinggi serta menghormati hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

​"Langkah-langkah akan dilakukan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Polri tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai peraturan perundang-undangan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Tangerang Kompol Raden Mochammad Sofian menambahkan, untuk skema yang diterapkan dalam pengamanan ini, petugas tidak sekadar melakukan penyekatan lalu lintas, melainkan peningkatan patroli dan pengamanan ketat di titik-titik vital mobilitas masyarakat.
​
"Intinya kita bukan hanya penyekatan, tetapi pengamanan untuk mengantisipasi adanya pelajar yang ikut-ikutan aksi ke Jakarta. Pengamanan dilakukan di beberapa stasiun, gerbang-gerbang tol, serta meningkatkan patroli wilayah," jelasnya.

Ket. Foto: Arsip - Petugas dari Polresta Tangerang melakukan pengamanan di kawasan Stasiun Kereta sebagai antisipasi adanya pengerahan massa demo ke Jakarta. — Sumber: Antara foto

Dia menerangkan, pola pengamanan yang dikerahkan hanya bersifat antisipasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Tangerang tetap kondusif.
​
Selain pengamanan fisik di lapangan, pihak kepolisian juga mengedepankan upaya preventif edukatif dengan menerjunkan seluruh Bintara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas) ke sekolah-sekolah di wilayah Tangerang.
​
"Semua Bhabinkamtibmas dikerahkan ke sekolah-sekolah untuk memberikan imbauan agar para siswa tidak ikut serta dalam kegiatan aksi unjuk rasa dan tetap fokus belajar. Kami berkoordinasi dengan kepala sekolah, guru, hingga Dinas Pendidikan," paparnya.
​
Selain itu, polisi akan mengimbau pihak sekolah untuk dapat mengisi kegiatan pelajar dengan aktivitas positif, seperti ekstrakurikuler tambahan, sehingga meminimalkan potensi siswa bertolak ke Jakarta.

Kemudian, terkait dengan langkah pemantauan dan pemetaan di media sosial (medsos) prihal seruan potensi provokasi, Polresta Tangerang menyiagakan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).
​
"Satuan Resrim nanti yang akan menangani pengawasan medsos, sudah sejauh mana untuk mengidentifikasi ada beberapa mungkin pelajar yang menggunakan medsos, itu mereka yang akan menangani," kata dia.

Sebelumnya, Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi universitas lain dan koalisi masyarakat sipil berencana menggelar demonstrasi pada Selasa (20/10/2026).

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia, Yatalathof Imawan mengatakan bahwa rencana aksi mahasiswa ini digelar dalam rangka dua tahun pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Aksi tersebut, rencananya akan digelar di dua titik berbeda, yaitu di kawasan Tugu Tani, Jalan Raya Kebon Sirih, dan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

"Benar, BEM UI akan turun aksi besok (Selasa). Pasti akan bersama dengan universitas lain dan koalisi masyarakat sipil lainnya juga," kata Athof.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.