Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Susu Kedelai hingga Susu Beras, Ini 6 Pilihan Susu Nabati dan Manfaatnya

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Susu rami mengandung lemak tak jenuh, termasuk asam lemak omega-3 dan omega-6. Kandungan lemak tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.

Meski demikian, kandungan protein susu rami bervariasi berdasarkan produk. Konsumen sebaiknya memeriksa label nutrisi untuk mengetahui jumlah protein, lemak, serta zat gizi lainnya dalam setiap sajian.

5. Susu kelapa

Susu kelapa dibuat dari daging buah kelapa yang diolah dengan air. Produk minuman kelapa yang dijual dalam kemasan umumnya memiliki komposisi berbeda dari santan kental yang digunakan untuk memasak.

Susu kelapa memiliki cita rasa khas dan dapat digunakan sebagai campuran minuman maupun makanan. Namun, kandungan proteinnya relatif rendah, sedangkan sejumlah produk mengandung lemak jenuh cukup tinggi.

Karena itu, konsumen perlu memperhatikan jenis produk dan jumlah yang dikonsumsi. Susu kelapa dapat menjadi bagian dari variasi menu, tetapi tidak selalu menjadi pengganti langsung susu sapi dari segi protein maupun kandungan nutrisi lainnya.

6. Susu beras

Susu beras dibuat dari beras yang diolah bersama air. Minuman ini memiliki rasa relatif manis dan dapat menjadi alternatif bagi orang yang memiliki alergi terhadap sejumlah bahan pangan, seperti kedelai dan kacang-kacangan.

Susu beras umumnya rendah lemak, tetapi kandungan karbohidratnya relatif tinggi dan proteinnya rendah. Oleh karena itu, konsumen perlu mempertimbangkan kebutuhan gizi sebelum menjadikannya pengganti utama susu sapi.

Sejumlah produk susu beras diperkaya dengan vitamin dan mineral, termasuk kalsium serta vitamin D. Kandungan tersebut dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi, bergantung pada formulasi produknya.

Pada akhirnya, pemilihan susu nabati sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, pola makan, serta kondisi kesehatan. Konsumen dianjurkan memeriksa label kandungan gizi, terutama jumlah protein, gula tambahan, kalsium, dan vitamin D, sebelum membeli produk.

Dengan memahami perbedaan setiap jenis susu nabati, masyarakat dapat memilih minuman yang sesuai untuk melengkapi pola makan seimbang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.