Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan, Kenali Risikonya dan Cara Melindungi Diri
📅 Sabtu, 17 Okt 2026, 10:43 WIB | Oleh: Tim PenulisKeluhan yang paling mudah dikenali adalah mata terasa perih, hidung mengalami iritasi, serta tenggorokan terasa kering atau tidak nyaman.
Sebagian orang juga dapat mengalami batuk, bersin, dan suara serak setelah beraktivitas di lingkungan dengan konsentrasi asap tinggi.
2. Memperburuk Asma dan Penyakit Paru
Bagi penderita asma, paparan asap dapat memicu penyempitan saluran pernapasan sehingga menyebabkan batuk, mengi, dada terasa berat, hingga sesak napas.
Orang dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) juga berisiko mengalami perburukan gejala. Kondisi ini perlu mendapat perhatian karena gangguan pernapasan berat dapat membutuhkan penanganan medis segera.
3. Meningkatkan Risiko Gangguan Jantung
Dampak polusi udara tidak terbatas pada paru-paru. Partikel halus dalam asap juga dapat memengaruhi sistem kardiovaskular.
Paparan PM2.5 berkaitan dengan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular, terutama pada orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau faktor risiko lainnya.
Karena itu, masyarakat dengan penyakit jantung perlu lebih berhati-hati ketika kualitas udara memburuk.
4. Mengganggu Aktivitas Anak dan Lansia
Anak-anak termasuk kelompok rentan karena paru-paru mereka masih berkembang dan aktivitas fisik dapat membuat mereka menghirup lebih banyak udara dibandingkan orang dewasa.
Sementara itu, lansia lebih rentan mengalami gangguan akibat paparan asap, terutama apabila memiliki penyakit penyerta.
Kelompok tersebut sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika konsentrasi polutan meningkat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!