Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Kiriman Selimuti Seluruh Sumut, Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Memicu Hujan

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 00:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabut Asap Kiriman Selimuti Seluruh Sumut, Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Memicu Hujan Doc: Antara
Ket. Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution (tengah) menjawab media usai meluncurkan operasional bus perintis gratis bagi pelajar di halaman SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Kamis (15/10).

Medan - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution menyiapkan modifikasi cuaca guna mengurangi kabut asap kiriman di seluruh wilayah Sumut dalam beberapa hari terakhir.

Bobby menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melakukan modifikasi cuaca untuk meningkatkan curah hujan, sehingga kabut asap kebakaran hutan dan lahan dapat berkurang.

"Hari ini sampai besok, kami sudah mencoba untuk modifikasi cuaca agar bisa menurunkan hujan di wilayah Sumatera Utara. Hari ini, kami coba di kawasan Danau Toba," kata Bobby usai peluncuran operasional bus perintis gratis bagi pelajar di halaman SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Kamis (15/10).

Selain di kawasan Danau Toba, lanjut Bobby, teknologi modifikasi cuaca ini bakal dilakukan di beberapa daerah secara bertahap seluruh wilayah Sumatera Utara.

"Untuk daerah lainnya di beberapa wilayah di Sumatera Utara akan dilakukan secara bertahap," jelas Bobby.

Gubernur juga mengakui, Pemprov Sumut telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam penanganan kabut asap kiriman tersebut.

Terutama, penggunaan metode dry ice atau es karbon dioksida yang padat membantu mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan.

"Tadi kita sudah komunikasi dengan Gubernur Sumatera Selatan, yang hari ini juga sudah membuat dry ice mengangkat asapnya biar bisa naik. Tidak berbahaya asapnya turun ke darat, melalui teknologi yang ada," tutur Bobby.

Menurutnya, metode dry ice tersebut juga bakal digunakan apabila teknologi modifikasi cuaca tidak berhasil menurunkan hujan di wilayah Sumatera Utara.

"Kalau besok upaya menurunkan hujan di beberapa wilayah di Sumatera Utara berhasil, mungkin ada juga beberapa yang tidak berhasil. Kami akan coba berbagai upaya memastikan asap di Sumatera Utara tidak mengganggu aktivitas sehari-hari kita semua," papar Bobby.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan, terdeteksi kabut asap melanda seluruh wilayah Sumatera Utara.

Padahal, lanjut dia, hasil pemantauan citra satelit pada sebaran hot spot (titik panas) di Sumut, Selasa (13/10), tidak terdapat satu pun titik panas di wilayah Sumatera Utara.

"Tapi pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang, dan Stasiun Meteorologi Silangit hari ini pukul 10.00 WIB, terjadi penurunan jarak pandang di Sumatera Utara menjadi 1 sampai 4 kilometer," jelas Hendro di Medan, Rabu (14/10).

Selain itu, kata Hendro, pemantauan kualitas udara terkonsentrasi PM2.5 atau partikel sangat kecil di udara berada di wilayah Sumatera Utara dengan kategori sedang dan tidak sehat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Ekonomi India Diproyeksi La...

Dubes AS untuk Yunani Mundur kaena Pelanggaran Etika

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Nasional
BMKG Sebut Penyebab Panas T...
Megapolitan
Ternyata Perut Bumi Jakarta...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.