- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kelompok Houthi Serang Ara...
Kelompok Houthi Serang Aramco
Kamis, 15 Okt 2026, 02:30 WIBRIYADH - Kelompok Houthi Yaman pada Rabu (14/10) mengatakan bahwa mereka telah menargetkan fasilitas perusahaan minyak raksasa milik Arab Saudi, Aramco, setelah pejabat Saudi melaporkan serangan terhadap sebuah bangunan di daerah yang menjadi pusat operasi perusahaan energi  tersebut.
Sementara itu, ledakan dahsyat mengguncang ibu kota Arab Saudi, ketika koalisi yang memerangi Houthi mengatakan telah mencegat misil yang ditembakkan oleh kelompok yang didukung Iran itu ke arah Riyadh.
Arab Saudi, pengekspor minyak mentah terbesar di dunia, dalam beberapa hari terakhir telah menjadi sasaran serangan berkelanjutan dalam eskalasi dramatis perang dengan Houthi. Saudi sendiri telah membalas dengan serangan terhadap benteng kelompok tersebut di ibu kota Yaman, Sanaa, yang selama bertahun-tahun berada di bawah cengkeraman Houthi.
Yahya Saree, juru bicara militer Houthi, mengatakan pasukan mereka telah melakukan operasi militer berkualitas tinggi yang menargetkan Aramco di Dhahran serta serangan yang menargetkan bandara Riyadh dan kilang minyak di ibu kota.
"Ini dilakukan dengan menggunakan sejumlah besar misil balistik, misil jelajah, dan drone," kata dia seraya menambahkan bahwa operasi menuju wilayah pedalaman Saudi akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang, menargetkan bandara dan fasilitas minyak Saudi.
Sebelumnya, seorang pejabat kementerian energi Saudi mengatakan sebuah gedung milik Aramco di Dhahran terkena sambaran petir, mengakibatkan kebakaran terbatas yang tidak menimbulkan korban jiwa.
Dhahran adalah lokasi kantor pusat Aramco, sebuah kompleks luas yang terdiri dari banyak bangunan dan kompleks perumahan.
Menurut dua karyawan perusahaan yang berbicara kepada AFP dengan syarat anonim, sebuah menara di kantor pusat terkena serangan semalam. Nara sumber kedua yang diberi informasi tentang masalah ini, membenarkan adanya serangan dan bahwa bangunan tersebut terkena dampaknya.
Sebagian besar serangan terhadap Arab Saudi menargetkan infrastruktur di pinggiran ibu kota, tetapi rentetan serangan tampaknya semakin mendekati pusat kota. Pada Selasa (13/10) malam, kepulan asap putih dari misil pertahanan udara terlihat melesat di langit diikuti oleh ledakan.
Lebih banyak ledakan terdengar pada Rabu, menurut laporan wartawan AFP di Riyadh, sementara pesan-pesan diterima di telepon yang memperingatkan tentang ancaman serangan udara dan mendesak orang-orang untuk berlindung, namun peringatan tersebut dicabut beberapa menit kemudian.
Serangan Balasan
Sementara itu koalisi pimpinan Saudi dilaporkan telah menyerang lokasi-lokasi minyak di seluruh Yaman bagian barat, dengan juru bicara Turki, Al-Malki, mengatakan bahwa serangan tersebut menargetkan fasilitas yang digunakan untuk memasok upaya Houthi untuk mengancam kerajaan, Yaman, Laut Merah bagian selatan, dan jalur perairan.
Seorang koresponden AFP di Sanaa melaporkan sebuah ledakan, sementara siaran berita terkini di saluran TV Al-Masirah yang berafiliasi dengan Houthi mengatakan agresi Saudi menargetkan sebuah perusahaan minyak.
Koalisi militer tersebut telah mendukung pemerintah Yaman untuk melawan Houthi sejak 2015 dalam perang saudara berkepanjangan yang telah memicu krisis kemanusiaan.
Eskalasi terbaru ini menyusul serangan terhadap bandara internasional Riyadh pada Sabtu (10/10) lalu yang menewaskan 13 orang yang merupakan serangan terburuk terhadap Saudi sejak 2015.
Kabinet Saudi bersumpah dalam pertemuan yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman bahwa mereka tidak akan membiarkan keamanan atau kebebasan navigasi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab terancam.
Saat ini banyak negara telah mengeluarkan peringatan perjalanan kepada warga negaranya di Arab Saudi, dengan Prancis pada Selasa menyarankan warga negaranya untuk menghindari bandara Riyadh, Jeddah, dan Dammam. AFP/I-1
Berita Terkait:
-
Baru Muncul, Syahrini Sudah Bikin Heboh Lagi, Gandeng Adrian Khalif dan NPD di Panggung Pestapora 2026
-
Dapur Umum Kemensos Melayani Warga Terdampak Banjir Bandang Arosuka Solok
-
Teror Rakun 'Jahil' Bikin Warga Jepang Resah
-
Arab Saudi Alihkan Sejumlah Baterai Pertahanan Udara Guna Lindungi Istana Kerajaan
-
Memperingati 24 Tahun HBKB Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.