Hati-hati Menerapkan Kembali Sistem Tinggal Kelas
Kamis, 15 Okt 2026, 15:02 WIBPANGKALPINANG â Ssitem tinggal kelas akan diterapkan lagi. Namun masalah ini diminta untuk mengkaji secara mendalam. Permintaan datang dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Mereka minta wacana penerapan kembali sistem tinggal kelas pada tahun ajaran 2027 dikaji secara matang. Tujuannya untuk menghindari dampak negatif terhadap psikologis anak dan keberlanjutan pendidikan mereka.
Kepala Disdik Bangka Tengah Indrawadi di Koba, Kamis, mengatakan wacana yang berkembang dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) itu masih perlu dibahas lebih lanjut dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap peserta didik. "Ini sebenarnya baru dalam bentuk wacana, ada istilahnya sistem kenaikan kelas atau kembali ke sistem lama," katanya.
Ia menjelaskan setiap jenjang pendidikan memiliki kriteria ketercapaian kompetensi yang harus dipenuhi peserta didik. Murid yang belum memenuhi kriteria tersebut seharusnya mendapatkan pembelajaran tambahan melalui remedial.
Menurut dia, mekanisme tersebut selama ini menjadi bagian dari kebijakan pendidikan sehingga murid yang belum mencapai ketuntasan tidak serta-merta dinyatakan tinggal kelas. Namun ia mengakui terdapat kondisi ketika murid telah mengikuti remedial, tetapi belum juga mencapai ketuntasan belajar. Situasi tersebut kemudian memunculkan kembali pembahasan mengenai penerapan sistem tinggal kelas.
Indrawadi menilai kebijakan itu perlu mempertimbangkan kesiapan peserta didik, terutama dari sisi psikologis. Murid yang tidak naik kelas berpotensi merasa malu di lingkungan pergaulannya, sehingga kondisi tersebut dapat memengaruhi motivasi belajar hingga meningkatkan risiko putus sekolah.
Di sisi lain Indrawadi menilai sistem tinggal kelas dapat mendorong murid lebih serius dalam mengikuti pembelajaran, karena adanya tuntutan untuk memenuhi kompetensi yang ditetapkan. "Karena itu skema penerapan kebijakan tersebut mesti dikaji secara menyeluruh, termasuk menyiapkan masa transisi agar perubahan sistem tidak mengganggu proses belajar dan perkembangan peserta didik," ujarnya.
- Sistem Pendidikan
- tinggal kelas
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Liverpool Kejutkan Bursa Transfer, Ronald Araujo Segera Dipinjam dari Barcelona
-
Praktik "Nyontek" di Sekolah dan Kampus Tinggi, Peringatan bagi Dunia Pendidikan Indonesia
-
Polres Indramayu Dalami Dugaan Penyelewengan Bantuan Beras
-
Pemrov Bali Ajukan Raperda Perlindungan Pantai dan Sempadan untuk Upacara Adat
-
Showcase Album Bernadya Sukses Bawa Penonton Masuk ke Dunia Mimpi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.