Cegah Listrik Padam Total di Kepri, Polda dan PLN Siapkan Langkah Penting Ini

Kamis, 15 Okt 2026, 03:41 WIB

TANJUNGPINANG - Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepri memperkuat koordinasi pengamanan instruktur kelistrikan menyusul terjadinya pemadaman total (blackout) di Batam pada Senin (12/10).

Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri mengatakan PLN merupakan mitra strategis Polri, karena kelistrikan berperan penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, perekonomian, dan investasi. Polda siap mendukung pengamanan infrastruktur serta operasional PLN sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Ket. Foto: Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri dan jajaran menerima kunjungan PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepri di Batam, Rabu (14/10). — Sumber: Antara foto/HO-Humas Polda Kepri

"Koordinasi juga perlu diperkuat agar penanganan gangguan dapat dilakukan secara cepat dan tepat serta tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas," kata Irjen Suhendri saat menerima kunjungan jajaran PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepri di Batam, Rabu.

Senada, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo menegaskan perlunya investigasi teknis secara menyeluruh untuk memastikan penyebab gangguan listrik di Batam, termasuk mengidentifikasi potensi kerentanan sistem.

"Setiap kemungkinan perlu dikaji berdasarkan hasil pemeriksaan, sementara keandalan pasokan listrik harus terus diperkuat demi menjaga pelayanan kepada masyarakat dan kepercayaan investor," ujarnya.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei turut menekankan pentingnya jalur komunikasi khusus antara PLN dan Polda Kepri, terutama saat terjadi gangguan kelistrikan.

Informasi yang cepat, akurat, dan terverifikasi diperlukan agar masyarakat memperoleh penjelasan yang tepat serta terhindar dari informasi simpang siur dan hoaks yang dapat menimbulkan keresahan.

Sementara, General Manager PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepri Sugeng Hidayat menjelaskan kebutuhan listrik di Pulau Bintan hampir seluruhnya dipasok melalui sistem kelistrikan Batam, dengan cadangan daya sekitar 30 MW dari kebutuhan kurang lebih 100 MW.

"Sistem kelistrikan Batam dan Bintan secara operasional berada di bawah pengelolaan PLN Batam," ungkapnya.

Ia menambahkan melalui audiensi ini, Polda Kepri dan PLN berkomitmen memperkuat koordinasi dalam pengamanan infrastruktur vital dan kesiapsiagaan menghadapi gangguan kelistrikan.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung keberlangsungan pelayanan publik, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta menunjang iklim investasi di Kepri.

Kasus pemadaman total listrik di Batam lalu menjalar ke Pulau Bintan terjadi sejak Senin (12/10) pagi, hingga kondisi listrik kembali pulih normal pada Rabu (14/10) malam.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.