PSG Uji Kekuatan Serangan City
Rabu, 14 Okt 2026, 06:27 WIBMANCHESTER â Manchester City dan Paris Saint-Germain (PSG) bertemu dalam laga krusial Liga Champions di Stadion Etihad, Kamis (15/10) dini hari WIB. Kemenangan meyakinkan City atas Liverpool di Anfield menjadi modal berharga bagi tuan rumah. Namun, juara bertahan PSG datang dengan reputasi sebagai salah satu kekuatan paling berbahaya di Eropa, sehingga persaingan diperkirakan berlangsung ketat.
Pertemuan dua raksasa Eropa ini menjadi ujian penting bagi peluang keduanya melangkah jauh di kompetisi elite antarklub Benua Biru. City mengandalkan konsistensi, produktivitas gol, dan keuntungan bermain di kandang. Sedangkan PSG memiliki pengalaman serta kualitas individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap.
Kedua tim terakhir kali bertemu di fase liga Liga Champions 2024-2025. Ketika itu, PSG menang 4-2 di kandang sendiri. Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa dominasi City tidak selalu menjamin kemenangan ketika menghadapi tim asuhan Luis Enrique.
City memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi setelah membungkam Liverpool 3-0 di Anfield. Kemenangan itu terasa istimewa karena diraih di tengah tekanan dan sorotan terhadap persoalan pelanggaran regulasi keuangan Liga Inggris yang masih menunggu putusan banding.
Tim asuhan Enzo Maresca menunjukkan ketenangan dan kedisiplinan untuk meredam atmosfer Anfield. Kemenangan atas Liverpool sekaligus mempertahankan rekor sempurna City di Liga Inggris dan mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen setelah enam pertandingan.
Secara keseluruhan, City telah menang delapan pertandingan berturut-turut di semua kompetisi. Mereka mencetak 23 gol, atau rata-rata 2,87 gol per pertandingan. Statistik tersebut memperlihatkan ketajaman lini serang yang dapat menjadi pembeda ketika menghadapi pertahanan PSG.
Maresca tentu berharap produktivitas itu berlanjut di Etihad. Bermain di hadapan pendukung sendiri memberikan keuntungan tambahan bagi City. City hanya sekali kalah dalam 25 pertandingan kandang terakhir pada fase grup atau fase liga Liga Champions, dengan catatan 21 kemenangan dan tiga hasil imbang.
âKami harus mempertahankan intensitas, bermain dengan disiplin, dan memanfaatkan setiap peluang yang muncul. PSG adalah tim dengan kualitas luar biasa, sehingga kami tidak boleh kehilangan konsentrasi sedetik pun,â ujar Maresca dalam gambaran pendekatan yang dibutuhkan City menghadapi lawan sekelas PSG.
City juga memiliki modal dari kemenangan 2-0 atas Porto di pertandingan pembuka Liga Champions musim ini. Namun, mereka harus mewaspadai catatan pertemuan terakhir melawan PSG, yang menang dua dari tiga duel sebelumnya.
Di sisi lain, PSG datang dengan status juara bertahan sekaligus pemenang Liga Champions dua musim beruntun. Klub ibu kota Prancis itu langsung memperlihatkan kekuatannya dengan melumat Slovan Bratislava 6-1 di laga pembuka fase liga awal September. Hasil tersebut menempatkan mereka di puncak klasemen sementara yang dihuni 36 tim.
Meski demikian, perjalanan PSG di kompetisi domestik sempat tersendat. Mereka gagal menang dalam tiga pertandingan awal Ligue 1, dengan dua hasil imbang dan satu kekalahan. Situasi itu membuat tim asuhan Enrique tertahan di papan tengah, sebelum bangkit melalui tiga kemenangan beruntun atas Brest, Marseille, dan Le Mans.
Kemenangan 3-1 atas Le Mans pada hari Sabtu lalu menjadi bukti bahwa PSG mulai menemukan kembali ritme permainan. Enrique bahkan melakukan sejumlah rotasi, sekaligus menjaga kebugaran pemain utama untuk menghadapi City.
âKami menghormati Manchester City, tetapi kami datang bukan sekadar untuk bertahan. Kami ingin menguasai permainan, menunjukkan identitas kami, dan mengambil peluang untuk menang. Di pertandingan seperti ini, detail kecil sering menentukan hasil akhir,â ujar Enrique.
Tantangan PSG tidak ringan. Mereka belum pernah menang dalam empat kunjungan sebelumnya ke markas City, dengan catatan satu imbang dan tiga kekalahan. Tiga kekalahan di Liga Champions itu bahkan menghasilkan agregat 1-5.
Akan tetapi, PSG memiliki modal psikologis lain. Mereka tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir melawan klub-klub Inggris di kompetisi UEFA, dengan delapan kemenangan dan tiga hasil imbang. Catatan tersebut menunjukkan bahwa PSG mampu menghadapi tekanan dari wakil Liga Inggris.
Kondisi Tim
Dari sisi pemain, City tidak memiliki masalah cedera atau kebugaran yang berarti menjelang pertandingan. Phil Foden juga kembali tersedia setelah menjalani larangan bermain tiga pertandingan domestik akibat kartu merah ketika menghadapi Manchester United pada 13 September.
Jeremy Doku berpeluang mendapat tempat di susunan pemain utama setelah tampil impresif sebagai pemain pengganti melawan Liverpool. Winger tersebut menciptakan satu gol dan mencetak satu gol lainnya, sehingga berpotensi mengisi sisi kiri serangan, sementara Antoine Semenyo bergeser ke kanan.
Josko Gvardiol juga berpeluang menjadi starter untuk memperkuat barisan pertahanan bersama Ruben Dias, Marc Guehi, dan Matheus Nunes. Gianluigi Donnarumma diperkirakan tampil menghadapi mantan klubnya, PSG, yang dibelanya pada periode 2021-2025 dan bersamanya meraih empat gelar Ligue 1 serta satu trofi Liga Champions.
Namun, sorotan utama tetap tertuju kepada Erling Haaland. Penyerang Norwegia itu telah mencetak delapan gol dalam delapan pertandingan bersama City musim sekarang. Ini termasuk ketika menghadapi Liverpool. Rekornya di Liga Champions juga mengesankan, dengan 59 gol dari 59 penampilan.
Ketajaman Haaland menjadi ancaman serius bagi PSG, terutama jika City mampu menguasai lini tengah dan mengalirkan bola secara cepat ke kotak penalti. Sebaliknya, apabila PSG berhasil memutus suplai kepada Haaland, peluang mereka meredam serangan tuan rumah akan semakin besar. ben/G-1
Perkiraan Formasi
Manchester City 4-2-3-1
Donnarumma
Nunes, Dias, Guehi, Gvardiol
Anderson, Fernandez
Semenyo, Cherki, Doku
Haaland
Paris Saint-Germain 4-3-3
Safonov
Hakimi, Marquinhos, Pacho, Mendes
Neves, Vitinha, Ruiz
Torres, Dembele, Kvaratskhelia
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Paus Leo XIV Peringatkan AI Bisa Mengancam Martabat Umat Manusia dan Menjadi 'Instrumen Dominasi'
-
Dirjenpas Klarifikasi Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Amri/Nita Langsung Membalas Tuntas lewat Revans atas Ganda Campuran Utama Tiongkok
-
Kebakaran Hanguskan Gudang di Setiabudi, Kerugian Capai Rp1 Miliar
-
Bukan Cuma Label! Kemenperin Bongkar Jurus Jenama Lokal Tembus Pasar Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.