Lille Pertimbangkan Langkah Hukum Usai Tiago Santos Alami Cedera ACL akibat Tekel

Rabu, 14 Okt 2026, 00:09 WIB

LILLE – Lille mempertimbangkan menempuh jalur hukum setelah bek mereka, Tiago Santos, mengalami cedera lutut serius akibat tekel yang dinilai klub sebagai tindakan “tidak terkendali dan berbahaya” dalam pertandingan Ligue 1 melawan Le Havre, Sabtu (10/10).

Santos, 24 tahun, mengalami robekan ligamen anterior cruciate (ACL) dan meniskus pada lutut kanannya. Bek asal Portugal itu harus ditandu keluar lapangan setelah mendapat tekel dari gelandang Le Havre, Amir Richardson, pada babak pertama. Lille akhirnya memenangi pertandingan tersebut dengan skor 1-0.

Ket. Foto: Tiago Santos. — Sumber: Ligue 1

Wasit menyatakan pelanggaran atas insiden itu, tetapi tidak memberikan kartu kuning kepada Richardson. Lille menilai tekel tersebut layak diganjar kartu merah dan meminta operator liga, Ligue de Football Professionnel (LFP), meneruskan kasus itu ke komite disiplin.

Klub berjuluk Les Dogues tersebut juga meminta penjelasan mengenai proses peninjauan video yang dilakukan perangkat pertandingan.

“LOSC sedang mempertimbangkan seluruh jalur hukum yang tersedia dan mempertahankan haknya untuk mengambil tindakan hukum yang diperlukan guna memperoleh kompensasi atas kerugian yang dialami,” demikian pernyataan Lille.

Klub itu menambahkan akan mendukung Santos dalam langkah apa pun yang dipilih sang pemain untuk memperjuangkan hak-haknya.

Di sisi lain, Le Havre menyampaikan harapan agar Santos segera pulih. Namun, mereka menyoroti bahwa wasit di lapangan maupun Video Assistant Referee (VAR) tidak menganggap tekel Richardson layak mendapat hukuman lebih lanjut.

Dengan pertimbangan tersebut, Le Havre mempertanyakan langkah Lille yang meminta Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dan LFP menjatuhkan sanksi kepada pemain mereka setelah pertandingan.

“HAC mempertanyakan upaya LOSC untuk meminta FFF dan LFP menghukum pemainnya setelah kejadian, mengingat keputusan semacam itu berada di luar ketentuan regulasi yang berlaku saat ini,” kata Le Havre.

Le Havre juga menegaskan bahwa klub mereka menghormati seluruh peserta Ligue 1 dan mengharapkan sikap serupa dari Lille.

FFF dan LFP belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar. Keduanya belum merespons karena permintaan tersebut disampaikan di luar jam kerja reguler di Prancis.

Cedera ini menambah catatan buruk Santos terkait masalah ACL. Pada 2024, pemain asal Portugal itu pernah mengalami robekan ACL pada lutut kirinya.

Sementara itu, Lille, yang menempati posisi kedua klasemen Ligue 1, dijadwalkan menghadapi Arsenal di London dalam lanjutan Liga Champions pada Selasa malam waktu setempat.

Kasus ini berpotensi berlanjut di luar lapangan, dengan Lille menuntut peninjauan lebih lanjut atas insiden tersebut, sementara Le Havre berpegang pada keputusan perangkat pertandingan dan mempertanyakan dasar regulasi untuk menjatuhkan sanksi setelah laga.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.