Gubernur Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur, Tampung 900 Jemaah di Ancol

Jumat, 16 Okt 2026, 16:25 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Jumat (16/10). Masjid berkapasitas sekitar 900 jemaah ini diharapkan menjadi fasilitas ibadah bagi masyarakat sekaligus destinasi wisata religi baru di pesisir Ibu Kota.

Pramono mengatakan pembangunan masjid tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang telah dirintis sejak 2019. Proses pembangunan sempat terhenti akibat pandemi, sebelum kembali dilanjutkan hingga akhirnya selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Jumat (16/10). Masjid berkapasitas sekitar 900 jemaah ini diharapkan menjadi fasilitas ibadah bagi masyarakat sekaligus destinasi wisata religi baru di pesisir Ibu Kota. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Dalam peresmian tersebut, Pramono bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan masyarakat turut melaksanakan salat Jumat di masjid tersebut. Ia berharap keberadaan Masjid Apung An-Nur dapat menambah daya tarik kawasan pesisir Jakarta sekaligus menjadi ruang ibadah yang terbuka bagi pengunjung Ancol.

“Masjid ini dirancang bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai landmark baru di pesisir Jakarta,” ujar Pramono.

Masjid Apung An-Nur memiliki luas bangunan sekitar 2.241 meter persegi dengan kapasitas utama 600 jemaah. Ruang utama tersebut terdiri atas area untuk 460 jemaah laki-laki dan 140 jemaah perempuan, sementara area plaza menyediakan kapasitas tambahan sekitar 300 jemaah.

Pembangunan fisik masjid dimulai pada 1 Mei 2024 dan rampung pada 29 Juli 2026. Bangunan ini dirancang oleh arsitek Andra Matin dengan mengusung filosofi Bahtera Iman yang menjadi dasar konsep arsitekturnya.

Desain masjid menggunakan bentuk segi lima pada denah bangunan yang melambangkan lima rukun Islam dan lima waktu salat. Sementara itu, unsur bulan dan bintang dalam rancangan bangunan menggambarkan cahaya serta petunjuk.

Dengan desain khas dan lokasi di kawasan pesisir, Masjid Apung An-Nur diharapkan memperkaya pilihan wisata di Ancol. Selain menjadi tempat beribadah, masjid tersebut juga diproyeksikan sebagai ruang silaturahmi dan kegiatan keagamaan bagi warga Jakarta maupun wisatawan dari berbagai daerah.

Pramono menyampaikan apresiasi kepada PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, PT Indocater, arsitek Andra Matin, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembangunan masjid. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan memakmurkan fasilitas tersebut secara berkelanjutan.

“Kehadirannya diharapkan menjadi ruang silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. Bukan hanya untuk warga Jakarta, tetapi juga pengunjung Ancol dari berbagai daerah, sekaligus memperkaya wajah Jakarta sebagai kota global yang tetap humanis dan berkarakter,” katanya.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta dan seluruh pihak yang mendukung pembangunan Masjid Apung An-Nur. Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting hingga pembangunan masjid tersebut dapat diselesaikan.

“Kami mewakili Ancol, mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan alim ulama, serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya Masjid Apung ini,” ujarnya.

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengatakan penyelesaian pembangunan masjid tersebut telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, keberadaan masjid di kawasan Ancol diharapkan memberikan manfaat bagi kegiatan keagamaan sekaligus mendukung pengembangan pariwisata Jakarta.

“Kapan Masjid Apung selesai? Itu selalu jadi pertanyaan warga Jakarta setiap kita melakukan reses ataupun pertemuan dengan warga. Mudah-mudahan keberadaan masjid ini bukan hanya mendorong pariwisata di Ancol, tetapi juga secara umum bagi DKI Jakarta tentu akan berpengaruh besar dari aspek kerohanian maupun juga di aspek pariwisata,” ungkapnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.