Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaksa Cabut Sebagian Besar Dakwaan Pemakzulan Wapres Duterte

3 Rabu, 14 Okt 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaksa Cabut Sebagian Besar Dakwaan Pemakzulan Wapres Duterte Jaksa Cabut Sebagian Besar Dakwaan Pemakzulan Wapres Duterte Doc: AFP/Jam STA ROSA
Ket. Wapres Filipina, Sara Duterte, mengepalkan tangan ke atas saat ia meninggalkan pengadilan di Quezon City, Metro Manila, pada 11 September lalu. Pada Selasa (13/10) pengadilan pemakzulan Filipina mengabulkan permintaan jaksa untuk mencabut sebagian besar dakwaan terhadap Wapres Duterte.

MANILA – Pengadilan pemakzulan Filipina pada Selasa (13/10) mengabulkan permintaan jaksa untuk mencabut sebagian besar dakwaan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte dalam persidangan yang masih dapat menghalangi pencalonannya sebagai presiden pada tahun 2028.

Jaksa penuntut, yang pekan lalu telah berupaya untuk menghapus dakwaan penyuapan, melangkah lebih jauh pada Selasa dengan meminta agar tuduhan penyalahgunaan dana dan ancaman pembunuhan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr juga dihilangkan.

Sara Duterte, putri mantan Presiden Rodrigo Duterte, telah menjalani persidangan di hadapan Senat Filipina selama berbulan-bulan, dan jika terbukti bersalah atas salah satu dari empat dakwaan tersebut, ia akan dilarang menduduki jabatan terpilih secara permanen.

Pengadilan masih mempertimbangkan dakwaan terakhir terkait kekayaan yang tidak dapat dijelaskan, dan jika dinyatakan bersalah, ia dapat dikenai larangan yang akan mengakhiri upayanya untuk menjadi presiden pada tahun 2028.

"Pasal 1, 3, dan 4 tidak akan lagi menjadi bagian dari pasal-pasal pemakzulan dan tidak akan diajukan kepada anggota pengadilan untuk pemungutan suara atau untuk putusan hukuman atau pembebasan," kata senator dan ketua sidang Francis Escudero saat menyetujui mosi tersebut.

Langkah tak terduga dari jaksa penuntut pada hari ke-39 persidangan itu terjadi setelah mereka menyajikan bukti selama berminggu-minggu yang mendukung tuduhan yang kini telah dibatalkan.

Jaksa penuntut utama Gerville Luistro mengatakan kepada pengadilan bahwa keputusan tersebut akan meringankan pekerjaan pengadilan dan mempercepat penyelesaian persidangan, yang dimulai pada tanggal 6 Juli.

Luistro berpendapat bahwa pihak penuntut telah membuktikan tuduhan kekayaan yang tidak dapat dijelaskan, merujuk pada tuduhan bahwa Wapres Duterte gagal mendeklarasikan semua asetnya, sesuatu yang diwajibkan oleh hukum bagi pejabat pemerintah untuk dilakukan setiap tahun.

"Kami akan mengerahkan semua upaya di sini. Kami percaya bahwa bukti-bukti yang ada cukup kuat dan meyakinkan, serta membenarkan pemberhentian terdakwa dari jabatannya," imbuh Luistro.

Pengacara utama pembela, Sheila Sison, menyebut putusan itu sama sekali tidak adil, dan mencatat bahwa jaksa penuntut telah menghadirkan 14 saksi untuk memaparkan bukti terhadap wakil presiden.

Michael Henry Yusingco, peneliti senior di Pusat Kebijakan Universitas Ateneo de Manila, mengatakan kepada AFP bahwa ia setuju dengan Sison.

"Menghapus Pasal I dan IV (penyalahgunaan dana dan ancaman pembunuhan) hampir sama dengan pelanggaran etika penuntut umum. Mereka telah menyajikan bukti atas tuduhan ini. Dan mereka telah melakukannya secara terbuka, dengan komentar-komentar yang menyertainya," kata dia. "Terlepas dari alasan penuntutan, pencabutan dakwaan jelas melanggar hak terdakwa atas proses hukum yang adil," imbuh dia.

Tuduhan pembunuhan itu bermula dari konferensi pers larut malam di mana Wapres Duterte mengklaim telah menyewa seorang pembunuh bayaran untuk membunuh Presiden Ferdinand Marcos Jr, istrinya, dan seorang sepupu mantan anggota kongres jika ia terbunuh terlebih dahulu.

Pembunuhan Karakter

Berbicara sebelum keputusan pengadilan pemakzulan pada Selasa, Wapres Duterte mengatakan dalam konferensi pers bahwa ia percaya jaksa penuntut berusaha untuk membatalkan tuduhan penyuapan karena kurangnya bukti.

"Ini bukan soal akuntabilitas, melainkan pembunuhan karakter setiap hari dan jika mereka beruntung, Sara Duterte akan dicopot dari jabatannya," kata Duterte.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

03 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.