Hingga September 2026, Perum Bulog Bangka Sudah Serap 4.500 Ton Gabah Petani
📅 Rabu, 14 Okt 2026, 10:45 WIB | Oleh: Tim PenulisPANGKALPINANG – Perum Bulog Cabang Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama Januari hingga September 2026 telah menyerap 4.500 ton gabah kering dari petani, guna menjaga harga gabah petani di daerah itu.
"Kita berharap penyerapan gabah petani ini dapat meningkatkan perekonomian dan menjaga ketahanan pangan masyarakat," kata Kepala Perum Bulog Cabang Bangka, Dimas Wage Tantri, di Pangkalpinang, Rabu (14/10).
Ia mengatakan Perum Bulog Cabang Bangka selama Januari hingga September 2026 telah menyerap 4.500 ton gabah kering petani di Bangka Selatan, Bangka, Bangka Barat dan Bangka Tengah atau terealisasi 67 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 6.600 ton.
"Penyerapan gabah petani selama musim panen kedua tahun ini atau September 2026 mengalami penurunan, sebagai dampak musim kemarau panjang dan kering sehingga menyulitkan petani memperoleh air untuk pertaniannya," ujarnya.
Ia menyatakan musim kemarau kering dampak fenomena iklim el nino ini berdampak langsung terhadap hasil panen padi petani yang mengalami penurunan, sehingga petani tidak lagi menjual hasil panennya.
"Kita sudah melaporkan kondisi ini ke pusat, bahwa kami untuk sementara ini tidak lagi melakukan penyerapan hasil panen gabah kering petani di daerah ini," katanya.
Ia berharap musim tanam panen ketiga tahun ini diperkirakan November hingga Desember 2026 dapat meningkatkan lagi hasil panen padi petani di Pulau Bangka khususnya Kabupaten Bangka Selatan yang merupakan daerah sentra penghasil beras di Kepulauan Babel ini.
"Kita berharap pada musim panen awal 2027 nanti hasil panen padi petani kembali meningkat, sehingga dapat meningkatkan serapan gabah kering petani di daerah ini," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!