- Home
-
- Luar Negeri
-
- Belanda Tegaskan Ingin Man...
Belanda Tegaskan Ingin Mandiri dan Lepas dari Payung Pelindung Militer AS
Selasa, 13 Okt 2026, 20:22 WIBMOSKOW - Belanda tidak lagi ingin bergantung kepada Amerika Serikat (AS) dalam urusan pertahanan, demikian ditegaskan Menteri Pertahanan Belanda Dilan Yesilgoz-Zegerius, Senin (12/10).
âKami tidak lagi bersikap naif dan tidak lagi bergantung pada Amerika Serikat sebagai pelindung kami. Siapa pun yang menempati Gedung Putih saat ini, kami harus mampu membela diri sendiri," kata Yesilgoz-Zegerius saat berbicara dalam Forum Keamanan Warsawa.
Menurut strategi keamanan internasional baru Belanda yang dipaparkan pada musim panas tahun ini, pemerintah negara tersebut berencana mengurangi ketergantungan pada AS dalam bidang pertahanan dalam empat tahun ke depan.
Komisi Eropa dan negara-negara Uni Eropa (UE) mendorong sejumlah langkah untuk meningkatkan proporsi persenjataan buatan Eropa dalam pengadaan pertahanan sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan dari AS.
Menurut laporan Euronews pada September 2026, Pentagon menentang pendekatan tersebut, meskipun pemerintah AS menuntut sekutu-sekutunya di Eropa dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk meningkatkan belanja pertahanan mereka sendiri. Ant
- Uni Eropa
- netherlands
- us army
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
BRIN Kajikan Pengembangan Alat Deteksi Narkoba Murah dan Bahaya Penyalahgunaan Vape
-
Karhutla Ancam Kualitas Udara, Dinkes Sukamara Siapkan Rumah Oksigen.
-
Jakarta Raih Peringkat ke-15 dalam Daftar Transportasi Publik Terbaik Dunia
-
Djokovic Lolos dari Ancaman Bu, Sabalenka Awali China Open dengan Meyakinkan
-
EUDR dan I-EU CEPA Sama-Sama Berlaku Akhir Tahun, Eksportir Petanian Jangan Sampai Tertinggal
-
Relawan Asal Banjarmasin Meninggal Setelah Sesak Napas Saat Berjibaku Padamkan Karhutla
-
Demam Lassa Mengamuk di Nigeria, 268 Orang Tewas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.