- Home
-
- Luar Negeri
-
- Perunding dari Eropa, AS d...
Perunding dari Eropa, AS dan Ukraina, Bertemu di Brussels
Rabu, 04 Nov 2026, 02:30 WIBBRUSSELS - Komisi Eropa pada Selasa (3/11) mengumumkan bahwa para perunding dari Eropa, Ukraina, Amerika Serikat (AS) dan NATO, akan mengadakan pembicaraan pada Rabu (4/11) di Brussels, Belgia, menjelang dimulainya kembali pembicaraan yang dimediasi AS pada pekan depan untuk mengakhiri perang Russia terhadap Ukraina.
Utusan Presiden Donald Trump yaitu Steve Witkoff sebelumnya telah mengumumkan bahwa para perunding AS akan bertemu dengan para pejabat Eropa dan NATO di Brussels pekan ini, menjelang pembicaraan AS-Ukraina-Russia di Abu Dhabi pada 10-11 November.
"Diskusi akan berfokus pada pengaturan keamanan pasca-perang, deeskalasi, upaya kemanusiaan, dan langkah-langkah selanjutnya menuju perdamaian," ucap Witkoff saat mengomentari rencana perundingan di Abu Dhabi.
Sementara itu juru bicara Uni Eropa, Paula Pinho, menyatakan bahwa pertemuan hari Rabu akan melibatkan perwakilan dari Ukraina, AS, Prancis, Jerman, Inggris, NATO dan Bank Dunia.
âPertemuan tersebut akan melanjutkan perundingan sebelumnya yang dilakukan di Miami dengan Ukraina dan juga dengan AS pada saat itu, dengan mempertimbangkan perdamaian abadi dan berkelanjutan di Ukraina,â ucap Pinho kepada wartawan.
Pinho mengatakan pembicaraan yang berfokus pada rekonstruksi dan kemakmuran Ukraina pascaperang akan berlangsung di tingkat penasihat keamanan nasional di pihak Eropa, tanpa menyebutkan secara spesifik siapa yang akan mewakili AS.
Upaya perundingan yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang antara Russia dan Ukraina sejauh ini belum membuahkan terobosan apa pun, sementara Kremlin berulang kali menyatakan niatnya untuk menguasai sisa wilayah Ukraina bagian timur.
Kecaman Zelenskyy
Sementara itu dari Kyiv dilaporkan bahwa Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengecam serangan terbaru Russia terhadap sebuah desa di negaranya yang menewaskan 29 orang. Serangan itu terjadi menjelang negosiasi baru yang dimediasi oleh AS.
âRussia juga menyerang sebuah rumah sakit di Kota Kharkiv pada hari Selasa hingga melukai 73 orang dan merusak unit kardiologi di rumah sakit tersebut yang sedang merawat pasien,â ucap Presiden Zelenskyy.
Zelenskyy yang saat itu tengah berkunjung ke Berlin, menyatakan bahwa Russia melancarkan serangan besar-besaran terhadap negaranya. Ia menyebut fakta bahwa serangan ini terjadi tepat pada hari pemilihan umum penting di AS sebagai sesuatu yang sangat bermakna.
"Pihak Russia yakin bahwa Amerika tidak akan menyadari sinyal yang mereka kirimkan ini. Namun, teror semacam itu harus diperhatikan dan dihentikan," ucap dia.
Di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina bagian tengah, pemimpin lokal bernama Oleksandr Ganzha melaporkan bahwa serangan Russia pada Selasa menewaskan dua orang dan melukai 20 lainnya.
Serangan terjadi di berbagai penjuru negara itu, menyusul peristiwa pada Senin ketika bom Russia menghancurkan sebuah sekolah yang dialihfungsikan sebagai titik distribusi bantuan kemanusiaan di Desa Komyshuvakha, wilayah Zaporizhzhia. Pihak berwenang menyatakan 29 orang tewas dalam serangan tersebut.
Presiden Zelenskyy memperingatkan bahwa masih ada orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan di Desa Komyshuvakha, seraya menambahkan bahwa operasi penyelamatan terus dilakukan selama situasi keamanan memungkinkan.
Serangan Russia ini terjadi setelah gencatan senjata terlama selama perang berlangsung di wilayah selatan Kherson, yang berakhir pada Minggu (1/11) dan sempat memunculkan harapan akan adanya penyelesaian damai.
Zelenskyy mengatakan bahwa gencatan senjata lokal tersebut sebenarnya bisa menjadi kemajuan menuju perdamaian. âNamun dengan melakukan pembunuhan-pembunuhan ini, Russia justru mengirimkan sinyal yang sangat bertolak belakang," ucap dia.
Sementara itu Kementerian Pertahanan Russia pada Selasa menyatakan telah melancarkan serangan masif terhadap fasilitas energi di seluruh Ukraina serta infrastruktur pelabuhan di wilayah Odesa.
Di Russia, Wali Kota Moskwa, Sergei Sobyanin, melaporkan bahwa hampir 500 drone yang terbang  menuju wilayah ibu kota telah dihancurkan. AFP/I-1
Berita Terkait:
-
EUDR dan I-EU CEPA Sama-Sama Berlaku Akhir Tahun, Eksportir Petanian Jangan Sampai Tertinggal
-
Jakarta Raih Peringkat ke-15 dalam Daftar Transportasi Publik Terbaik Dunia
-
Demam Lassa Mengamuk di Nigeria, 268 Orang Tewas
-
Lexus Hadirkan Padel Privilege, Perluas Layanan Gaya Hidup Pelanggan
-
Relawan Asal Banjarmasin Meninggal Setelah Sesak Napas Saat Berjibaku Padamkan Karhutla
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.