Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akibat Asap Karhutla, Pemprov Maluku Liburkan Pembelajaran Tatap Muka

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 14:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akibat Asap Karhutla, Pemprov Maluku Liburkan Pembelajaran Tatap Muka Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengumumkan kebijakan meliburkan pembelajaran tatap muka di Maluku dampak karhutla.

AMBON – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku meliburkan pembelajaran tatap muka bagi siswa SMA, SMK, dan sekolah luar biasa (SLB) selama tiga hari untuk mengantisipasi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, di Ambon, Selasa (13/10), mengatakan kebijakan tersebut untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama dari risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan kabut asap.

“Langkah antisipasi diperlukan untuk mencegah dampak kabut asap yang berpotensi menurunkan kualitas udara dan mengganggu kesehatan masyarakat. Salah satu risiko yang menjadi perhatian adalah ISPA,” kata dia.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Maluku Nomor 500.4/175 tentang Kewaspadaan terhadap Dampak Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan serta Perlindungan Kesehatan Masyarakat yang ditetapkan pada 12 Oktober 2026.

Ia menjelaskan kebijakan tersebut juga mempertimbangkan siaran pers kewaspadaan asap wilayah Maluku dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Pattimura Ambon serta laporan sejumlah Dinas Kesehatan kabupaten/kota mengenai peningkatan kasus gangguan pernapasan.

Melalui surat edaran itu, seluruh ASN di lingkungan Pemprov Maluku juga diminta menjalankan bekerja dari rumah selama tiga hari sejak tanggal penetapan surat edaran. Namun, pengaturan kerja dari rumah tetap harus menjamin keberlangsungan pemerintahan dan pelayanan publik.

Pimpinan perangkat daerah diminta mengatur pelaksanaan bekerja dari rumah sesuai kebutuhan organisasi serta memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Petugas yang menangani pelayanan publik esensial dan mendesak tetap bekerja dari kantor.

Di sektor pendidikan, pembelajaran tatap muka pada SMA, SMK, dan SLB yang berada di bawah kewenangan Pemprov Maluku dihentikan sementara selama tiga hari. Kepala satuan pendidikan diminta mengatur pembelajaran dari rumah apabila memungkinkan, dengan mempertimbangkan kondisi peserta didik dan ketersediaan sarana pendukung.

Selama kebijakan tersebut berlaku, siswa juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari kegiatan fisik di ruang terbuka guna menekan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Untuk mengantisipasi dampak kesehatan yang lebih luas, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku diminta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten/kota guna meningkatkan pemantauan kasus ISPA dan gangguan kesehatan lainnya.

Pemerintah daerah juga memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan menghadapi kemungkinan bertambah warga yang mengalami gangguan pernapasan serta menyampaikan informasi dan edukasi mengenai dampak kabut asap secara berkala.

Selain itu, perangkat daerah terkait diminta berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan instansi berwenang untuk memantau perkembangan kabut asap, kualitas udara, serta penanganan karhutla sesuai kewenangan masing-masing.

Ia juga meminta bupati dan wali kota bersama seluruh pemangku kepentingan menyebarluaskan informasi kewaspadaan kabut asap kepada masyarakat dan mengambil langkah penanganan sesuai kondisi wilayah masing-masing.

Pemprov Maluku akan mengevaluasi kebijakan tersebut berdasarkan perkembangan kabut asap, kondisi kualitas udara, dan situasi kesehatan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

OJK Perketat Transparansi Pinjaman Online

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK Perketat Transparansi P...
Nasional
436 Prajurit TNI AU Resmi j...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.