Pria Terduga Perencana Pembunuh PM Polandia Donald Tusk Ditangkap

Senin, 12 Okt 2026, 00:05 WIB

WARSAWA – Polisi Polandia menangkap seorang pria yang dituduh merencanakan pembunuhan terhadap Perdana Menteri Donald Tusk dan Menteri Pertahanan Władysław Kosiniak-Kamysz. Penangkapan ini dilakukan setelah aparat menerima informasi mengenai kemungkinan upaya pembunuhan terhadap dua pejabat tinggi negara tersebut.

Dari The Guardian, Tusk mengumumkan penangkapan itu melalui media sosial X pada Minggu (11/10). Ia sekaligus memuji langkah cepat aparat kepolisian dalam merespons ancaman yang ditujukan kepadanya dan menteri pertahanan.

Ket. Foto: Penangkapan ini berlangsung ketika Polandia meningkatkan kewaspadaan menyusul serangkaian insiden penusukan dalam sepekan terakhir. Pada Kamis, Tusk mengecam rangkaian kekerasan tersebut dan menyebutnya sebagai “kultus kekerasan”. — Sumber: Istimewa

“Pria yang mengancam akan melakukan serangan telah ditahan,” tulis Tusk, seraya mengapresiasi tindakan cepat dan tegas polisi.

Penangkapan tersebut juga dikonfirmasi Menteri Dalam Negeri Polandia, Marcin Kierwiński. Namun, hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan terperinci mengenai identitas tersangka, motif, maupun dugaan rencana serangan yang sedang diselidiki.

Sebelumnya, pemerintah Polandia telah memerintahkan aparat berwenang mengambil langkah terkait informasi mengenai kemungkinan upaya pembunuhan terhadap Tusk dan wakil perdana menteri yang juga menjabat sebagai menteri pertahanan.

Juru bicara pemerintah, Karolina Gałecka, menyampaikan bahwa informasi tersebut menjadi dasar bagi aparat untuk menindaklanjuti ancaman terhadap kedua pejabat negara itu.

Penyelidikan melibatkan sejumlah lembaga keamanan, termasuk kepolisian, Dinas Perlindungan Negara (SOP), dan Badan Keamanan Internal Polandia. Para pejabat dari lembaga-lembaga tersebut juga mengikuti pertemuan koordinasi pada Minggu.

Juru bicara menteri koordinator layanan khusus, Jacek Dobrzyński, menegaskan pemerintah memandang ancaman tersebut sebagai persoalan serius.

Ia juga mengungkapkan bahwa aparat keamanan Polandia semakin sering menerima berbagai ancaman dan pesan intimidasi.

“Bulan demi bulan, tahun demi tahun, semakin banyak berbagai ancaman dan pesan yang mengintimidasi sampai ke polisi, SOP, dan layanan yang berkaitan dengan Polandia dan warga Polandia,” kata Dobrzyński kepada wartawan.

Menurut dia, ancaman yang diterima aparat tidak bisa dianggap remeh karena terdapat kemungkinan ancaman tersebut benar-benar dilaksanakan.

Penangkapan ini berlangsung ketika Polandia meningkatkan kewaspadaan menyusul serangkaian insiden penusukan dalam sepekan terakhir. Pada Kamis, Tusk mengecam rangkaian kekerasan tersebut dan menyebutnya sebagai “kultus kekerasan”.

Sebagai anggota NATO dan Uni Eropa, Polandia juga menghadapi kekhawatiran mengenai potensi ancaman keamanan yang lebih luas, termasuk dugaan operasi hibrida Rusia di kawasan Eropa. Pemerintah Polandia sebelumnya memperingatkan kemungkinan peningkatan gangguan yang dapat melemahkan dukungan negara-negara Barat terhadap Ukraina.

Meski penangkapan telah diumumkan, proses penyelidikan masih diperlukan untuk mengungkap motif tersangka, tingkat kesiapan rencana yang diduga disusun, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Belum ada informasi yang memastikan apakah dugaan rencana pembunuhan tersebut berkaitan dengan ancaman keamanan lain yang sedang dihadapi Polandia.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.