Lebih dari 600 Warga Mengungsi akibat Banjir Padang, Puan Soroti Kebutuhan Darurat

Senin, 12 Okt 2026, 14:41 WIB

Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mengoptimalkan penanganan darurat banjir bandang yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, dengan memprioritaskan keselamatan warga, terutama mereka yang masih terjebak dan membutuhkan pertolongan segera.

Puan menyampaikan keprihatinan atas bencana tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan masyarakat di wilayah terdampak harus menjadi perhatian utama pemerintah.

Ket. Foto: Ketua DPR RI Puan Maharani saat memberikan keterangan pers bersama sejumlah pimpinan DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (8/9). — Sumber: Antara

"Pemerintah perlu mengoptimalkan penanganan darurat serta memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Keselamatan warga yang utama,” kata Puan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (12/10).

Menurut dia, berdasarkan perkembangan kegiatan tim pencarian dan pertolongan (SAR), upaya penyelamatan warga menjadi sangat mendesak, khususnya bagi masyarakat yang masih terjebak di lokasi terdampak.

Dia meminta petugas bergerak cepat untuk mengevakuasi warga dan membawa mereka ke tempat yang aman guna menghindari risiko lebih lanjut.

"Bagi keluarga yang menghadapi bahaya, pertolongan tepat waktu dan kepastian tempat berlindung sangat berarti untuk menjaga keselamatan orang-orang yang mereka cintai," ujarnya.

Selain mempercepat evakuasi, Puan mengingatkan pemerintah pusat dan daerah agar segera memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak serta pengungsi. Pemerintah juga diminta memberikan kepastian perlindungan bagi masyarakat yang terpaksa meninggalkan rumah akibat bencana.

Berdasarkan data sementara yang diterimanya, banjir bandang tersebut berdampak pada tiga kecamatan dan enam kelurahan di Kota Padang. Lebih dari 600 jiwa dilaporkan mengungsi di sejumlah lokasi.

Namun, data mengenai jumlah warga terdampak dan pengungsi masih dalam proses pendataan serta pemutakhiran. Karena itu, koordinasi antarpihak dinilai penting untuk memastikan bantuan dan layanan darurat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

Puan juga meminta pemerintah menyiapkan tempat pengungsian yang aman dan layak, sekaligus memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan bagi para pengungsi.

"Tempat pengungsian juga harus ramah anak, ibu hamil/menyusui, lansia, dan warga dengan kebutuhan khusus dan yang memiliki penyakit bawaan," katanya.

Dia menambahkan, keputusan warga untuk mengungsi harus diikuti dengan jaminan tempat berlindung yang memadai dan dukungan selama kondisi belum memungkinkan mereka kembali ke rumah.

Menurut Puan, bantuan yang berkelanjutan diperlukan agar warga tidak terpaksa kembali terlalu cepat ke kawasan berisiko akibat tekanan ekonomi.

"Dukungan yang berkesinambungan akan membantu mencegah keluarga kembali terlalu cepat ke kawasan berisiko karena tekanan ekonomi," tuturnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.