Bandara Riyadh Kembali Diserang, Satu Orang Tewas, 11 Terluka

Senin, 12 Okt 2026, 08:51 WIB

RIYADH – Bandara internasional Riyadh kembali diserang kelompok Houthi pada hari Minggu (11/10), satu orang tewas dan 11 lainnya luka-luka, kata otoritas penerbangan sipil Arab Saudi.

"Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) mengklarifikasi serangan tersebut mengakibatkan seorang warga Pakistan meninggal dunia... dan melukai 11 orang lainnya," kata otoritas tersebut di X.

Ket. Foto: Orang-orang berkumpul di luar stasiun metro di jalan menuju Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi — Sumber: AP

Kelompok Houthi dengan cepat mengklaim serangan tersebut. Mereka mengatakan itu adalah tanggapan terhadap "agresi Saudi".

Koalisi pimpinan Saudi yang memerangi militan Houthi dukungan Iran di Yaman, mengatakan bahwa pertahanan udara telah mencegat sebuah rudal di dekat lokasi yang sama di ibu kota Saudi.

Insiden ini terjadi setelah serangan di Bandara King Khalid pada 10 Oktober yang menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang lainnya, menandai peristiwa paling mematikan di Arab Saudi sejak perang Iran dimulai pada akhir Februari.

Sebuah proyektil juga jatuh di dekat Bandara Internasional King Fahd di Dammam, Arab Saudi, yang juga diklaim oleh Houthi sebagai salah satu serangan mereka.

Otoritas penerbangan sipil Saudi mengkonfirmasi serangan terhadap Bandara Internasional King Fahd di Dammam pada larut malam tanggal 11 Oktober, dan menambahkan bahwa "penilaian kerusakan dan inspeksi keselamatan fasilitas bandara sedang berlangsung".

  • Serangan Houthi

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.