Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Dinas Kesehatan Sukamara Siagakan Rumah Oksigen

📅 Senin, 12 Okt 2026, 11:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Dinas Kesehatan Sukamara Siagakan Rumah Oksigen Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Sukamara Ari Junita.

SUKAMARA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara, Kalimantan Tengah, menyiagakan sejumlah rumah oksigen di fasilitas layanan kesehatan mengantisipasi dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap masyarakat.

"Layanan rumah oksigen telah diberlakukan sejak awal September dan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan," kata Kepala Dinkes Sukamara Ari Junita di Sukamara, Senin (12/10).

Ari memaparkan rumah oksigen yang dibuka secara gratis untuk seluruh lapisan masyarakat tersebut berada di rumah sakit dan puskesmas.

Ia menambahkan masyarakat yang membutuhkan bantuan oksigen dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan tetap melalui pemeriksaan tenaga kesehatan, memastikan kebutuhan dan penanganan yang diberikan sesuai kondisi masing-masing.

Selain rumah oksigen, pihaknya juga rutin menyelenggarakan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta keterlibatan tenaga kesehatan dalam tim posko penanganan karhutla.

Masyarakat diminta tetap menggunakan masker saat beraktivitas, memperbanyak konsumsi air putih, mencukupi waktu istirahat, serta mengonsumsi vitamin apabila diperlukan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

Lebih lanjut Ari mengatakan untuk kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di wilayah setempat masih berada dalam kondisi relatif terkendali, meskipun terjadi peningkatan dibanding kondisi normal.

“Untuk ISPA sampai dengan minggu pertama bulan Oktober ini memang ada peningkatan kasus, tetapi tidak signifikan dibandingkan kasus ISPA pada minggu ketiga bulan September,” katanya.

Ia menjelaskan secara umum kasus ISPA di Sukamara cenderung melandai. Namun jumlah kasus masih menunjukkan peningkatan jika dibanding kondisi normal, terutama dalam situasi karhutla yang dapat mempengaruhi kualitas udara.

Dinkes Sukamara mencatat hingga minggu ketiga akhir September sebanyak 437 kasus ISPA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Dukung Urban Farming, Pemko...
Advertisement
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor 157.875 Penonton

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor 157.875 Penonton

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.