Google Bangun Pusat Data AI Terbesar di Luar AS, Warga India Khawatir Krisis Air
📅 Minggu, 11 Okt 2026, 14:42 WIB | Oleh: Tim PenulisGoogle bukan satu-satunya perusahaan yang berinvestasi di Vizag. Usaha patungan antara Reliance Industries, Brookfield, dan Digital Realty juga menginvestasikan 11 miliar dolar AS untuk pembangunan pusat data AI lainnya di kota tersebut.
Kepala Visakhapatnam dari Konfederasi Asosiasi Pengembang Real Estat India, E. Ashok Kumar, mengatakan harga tanah di kota itu telah naik rata-rata "lebih dari 45 persen" sejak rencana pembangunan kawasan tersebut diumumkan.
Di tengah percepatan penggunaan AI, India—negara dengan populasi terbesar di dunia—meluncurkan berbagai insentif untuk menarik perusahaan teknologi besar, termasuk pemotongan pajak.
Meskipun penggunaan internet dan aplikasi secara luas menghasilkan hampir seperlima data digital dunia, India hanya memiliki sekitar tiga persen dari total kapasitas pusat data global, menurut data pemerintah.
Menteri Teknologi Andhra Pradesh Nara Lokesh, dalam wawancara dengan AFP pada Februari, menyebut adanya kesepakatan investasi senilai 175 miliar dolar AS yang mencakup 760 proyek. Ia berjanji akan "mengeksekusi proyek-proyek ini dengan kecepatan yang belum pernah dilihat negara ini".
Lokesh juga menegaskan bahwa "kebutuhan rumah tangga akan selalu diprioritaskan dibandingkan pusat data", menurut sebuah pernyataan.
"Kebutuhan air masyarakat kami akan selalu menjadi prioritas utama," katanya.
Aktivis lingkungan Visakhapatnam E.A.S. Sarma, mantan pejabat senior pemerintah yang pernah bekerja di kementerian energi dan keuangan, mendesak dilakukannya audit penggunaan air oleh lembaga independen.
"Peradaban telah lenyap karena kekurangan air," ujarnya memperingatkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!