Djokovic Langsung Tersingkir di Shanghai Masters, Kalah Dua Set dari Hurkacz
Minggu, 11 Okt 2026, 00:04 WIBSHANGHAI â Novak Djokovic harus mengakhiri kiprahnya di Shanghai Masters 2026 lebih cepat dari perkiraan. Petenis Serbia itu tersingkir pada pertandingan pertamanya setelah kalah dua set langsung dari Hubert Hurkacz, Sabtu (10/10).
Hurkacz, mantan juara Shanghai Masters 2023 yang dikenal memiliki servis keras, menundukkan Djokovic dengan skor 6-4, 6-3. Kemenangan tersebut menjadi kejutan setelah Djokovic baru saja meraih gelar China Open di Beijing pada pekan yang sama.
Petenis berusia 39 tahun itu terlihat kesulitan menemukan ritme permainan saat menghadapi Hurkacz, yang berusia satu dekade lebih muda darinya.
âSaya tidak merasa nyaman di lapangan,â kata Djokovic seusai pertandingan.
âPermukaannya sangat cepat, benar-benar berbeda dari Beijing. Jika Anda kehilangan servis, itu sudah cukup untuk membuat Anda kalah dalam pertandingan.â
Djokovic tampil di Shanghai hanya tiga hari setelah menjuarai China Open. Beijing menjadi tempat istimewa bagi petenis Serbia tersebut karena ia belum pernah menelan kekalahan dalam pertandingan tur profesional di kota itu.
Namun, kondisi berbeda di Shanghai. Dalam pertandingan yang berlangsung pada malam hari dengan suhu relatif sejuk, Djokovic beberapa kali membungkuk dan berjongkok di antara poin. Di sisi lain, Hurkacz tampil agresif dan mampu mempertahankan konsistensi permainannya.
Momentum penting terjadi pada gim keempat set kedua. Djokovic kehilangan servis setelah melakukan kesalahan ganda atau double fault, sehingga Hurkacz unggul 3-1. Petenis Polandia itu kemudian menjaga servisnya hingga memastikan kemenangan 6-3.
Hurkacz selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan antara petenis Italia Lorenzo Musetti dan wakil tuan rumah Zhou Yi, yang tampil menggunakan fasilitas wildcard, pada babak ketiga.
Djokovic mengakui keunggulan servis lawannya menjadi salah satu faktor utama yang menyulitkannya sepanjang pertandingan berdurasi satu jam 28 menit tersebut. Hurkacz mencatatkan 13 ace.
âSangat sulit mengembalikan servisnya, hampir mustahil. Saya tidak mampu menyesuaikan diri. Ini undian yang sangat berat bagi saya karena harus menghadapinya pada pertandingan pertama,â ujar Djokovic.
Hurkacz sendiri datang ke Shanghai setelah mencapai semifinal di Beijing. Namun, ia mengakhiri pertandingan semifinalnya lebih awal akibat mengalami ketegangan otot.
Kemenangan atas Djokovic juga menjadi pencapaian bersejarah bagi Hurkacz. Ia akhirnya meraih kemenangan pertamanya atas petenis Serbia tersebut setelah delapan kali kalah dalam delapan pertemuan sebelumnya di tur profesional.
âPertandingan melawannya selalu menantang,â kata Hurkacz.
âSaya senang dengan penampilan saya, terutama kemampuan mengembalikan bola pada momen-momen penting.â
Pada pertandingan lain, unggulan pertama Alexander Zverev harus bekerja keras sebelum menyingkirkan petenis tuan rumah Wu Yibing dengan skor 6-4, 7-6 (7-4).
Petenis Jerman yang menempati peringkat kedua dunia itu selanjutnya akan menghadapi wakil Prancis, Quentin Halys.
Zverev sempat membuat para pendukungnya khawatir ketika terjatuh saat berusaha menjangkau bola pada gim ke-11 set kedua. Ia terlihat meringis kesakitan sambil memegangi pergelangan kaki kirinya. Wu, yang berada di peringkat ke-113 dunia, memanfaatkan situasi tersebut untuk unggul 6-5.
Namun, Zverev mampu mempertahankan servisnya dan memaksakan tie-break. Ia kemudian memanfaatkan sejumlah kesalahan Wu untuk mengamankan kemenangan pada match point kedua, setelah petenis tuan rumah mengirimkan bola terlalu jauh.
âDia pantas mendapatkan pujian karena bermain dengan sangat baik,â kata Zverev kepada penonton seusai pertandingan.
âDia memukul setiap bola sekeras mungkin.â
Zverev juga berpeluang mengakhiri musim di peringkat pertama dunia setelah Jannik Sinner mengumumkan akan mengakhiri musimnya lebih awal akibat cedera.
Ben Shelton turut melangkah ke babak ketiga setelah mengalahkan petenis Jerman Daniel Altmaier dengan skor 6-3, 7-6 (8-6).
Kemenangan itu menjadi hadiah ulang tahun yang tepat bagi unggulan ketiga asal Amerika Serikat tersebut, yang genap berusia 24 tahun pada Jumat.
Shelton selanjutnya akan menghadapi petenis Prancis Arthur Gea. Meski meraih kemenangan penting, ia mengisyaratkan tidak akan merayakan ulang tahunnya secara berlebihan.
âSaya benci kue,â ujar Shelton ketika diwawancarai di lapangan.
Sementara itu, Adrian Mannarino menciptakan kejutan dengan menyingkirkan unggulan keenam asal Italia, Flavio Cobolli, melalui pertarungan tiga set, 6-1, 4-6, 6-3. Mannarino akan bertemu Karen Khachanov pada babak berikutnya.
Kejutan lainnya datang dari petenis kualifikasi Jepang, Rei Sakamoto, yang mengalahkan wakil Rusia Andrey Rublev dengan skor 6-4, 6-4. Sakamoto selanjutnya akan menghadapi unggulan kesembilan, Alex de Minaur.
Tersingkirnya Djokovic menjadi salah satu hasil paling mengejutkan pada hari pertandingan tersebut. Setelah meraih gelar di Beijing, ia kini harus mengalihkan perhatian dan mengevaluasi penampilannya sebelum kembali bersaing pada turnamen berikutnya.
- Novak Djokovic
- Hubert Hurkacz
- Shanghai Masters
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pemkab Kudus Promosikan Produk Fesyen Lokal Lewat Peragaan Busana ASN
-
Pengawasan SPBU di Kota Kendari
-
Survei Ungkap Manfaat Makan Siang Sekolah Bergizi Paling Dirasakan, Pakar Soroti Keamanan Pangan.
-
Saat Waduk Cengklik Surut, Warga Manfaatkan Lahannya untuk Pertanian
-
Meski Krisis Lahan Makam, DPRD DKI Tidak Anggarkan di APBD Perubahan 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.