Trump Umumkan Kesepakatan Impor Solar dari Russia
📅 Sabtu, 10 Okt 2026, 16:10 WIB | Oleh: Tim PenulisWASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan telah mencapai kesepakatan untuk mendapatkan solar dari Russia, sebuah upaya untuk mengatasi harga bahan bakar yang tinggi menjelang pemilihan paruh waktu AS.
Trump mengatakan di media sosial pada hari Jumat (9/10), ia mencapai kesepakatan dengan Presiden Russia Vladimir Putin dalam sebuah panggilan telepon untuk membahas kasus dugaan wabah penyakit pes di Russia. Namun, Trump malah mengumumkan Russia akan segera memasok lebih dari 300.000 ton solar, diikuti tambahan 500.000 ton pada bulan November dan 1 juta ton "segera setelah itu". Russia akan mengirimkan tambahan 3 juta ton "dalam waktu singkat" setelah itu, tulisnya.
Pengumuman mengejutkan Trump tersebut sangat kontras dengan undang-undang sanksi Russia yang ia tandatangani bulan lalu yang bertujuan untuk menekan pendapatan minyak dan gas yang membiayai perang Russia melawan Ukraina.
Moskow telah dihantam gelombang sanksi oleh Amerika Serikat dan sekutunya sejak invasi ke negara tetangga Ukraina pada tahun 2022, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkritik Trump atas langkah yang "tidak pantas" dan "lemah".
Kesepakatan ini terjadi beberapa minggu sebelum pemilihan umum penting AS. Partai Republik Trump berisiko kehilangan kendali atas Kongres karena para pemilih mengungkapkan kekecewaan atas meningkatnya biaya hidup.
Harga bensin dan solar di SPBU AS telah melonjak sejak akhir Februari, ketika serangan AS-Israel yang menargetkan Iran memicu blokade Selat Hormuz oleh Teheran, jalur air penting untuk transit energi.
"Russia akan segera memasok lebih dari 300.000 ton bahan bakar diesel ke pasar Amerika dan global," kata Trump di media sosial setelah pembicaraan dengan pemimpin Russia Vladimir Putin.
Kremlin mengatakan Russia "menegaskan kembali kesiapannya memasok minyak dan produk minyak ke pasar Amerika dan dunia."
Trump menambahkan, Moskow akan memasok 500.000 ton pada bulan November, diikuti satu juta ton, dengan janji akan ada pengiriman dalam jumlah yang lebih besar di masa mendatang.
Zelensky mengatakan kepada wartawan: "Ini jelas tidak jujur, ini jelas tidak pantas bagi mitra kami, dan menurut saya, ini adalah keputusan yang lemah."
Departemen Keuangan AS mengeluarkan izin sementara pada hari Jumat untuk memungkinkan pasokan diesel Rusia ke pasar global hingga April 2027.
"Harga yang lebih rendah untuk warga Amerika, terutama para Petani, Peternak, dan Pengemudi Truk kita yang hebat, adalah Prioritas Utama saya," tulis Trump di media sosial.
Konflik Buntu
Harga rata-rata bensin reguler di AS telah melonjak lebih dari 46 persen sejak akhir Februari menjadi $4,37 per galon, sementara harga solar meroket 67 persen dalam periode yang sama menjadi $6,28 per galon.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!