SUSTAIN: Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi Jangan Cuma Jadi Tambahan Birokrasi, Harus Jadi Game Changer
📅 Jumat, 09 Okt 2026, 12:26 WIB | Oleh: Tim RedaksiInvestor global butuh kepastian. Tata kelola yang jelas di bawah Kemenko bisa jadi sinyal positif. Tapi itu saja tidak cukup tanpa Kementerian Keuangan ikut main.
SUSTAIN dorong Kemenko pastikan instrumen fiskal selaras: kasih insentif progresif untuk energi bersih, dan kasih disinsentif tegas untuk fosil. Salah satunya lewat kenaikan pungutan produksi atau bea ekspor batu bara.
"Kuncinya di Kemenkeu. Kasih insentif untuk yang bersih, disinsentif untuk yang fosil," tegas Tata.
Hitungan SUSTAIN, pakai harga acuan 2022-2024, penyesuaian pungutan batu bara saja bisa hasilkan penerimaan negara Rp84,5 triliun sampai Rp353,7 triliun per tahun. Dana segar itu bisa jadi enabler buat danai dekarbonisasi ekonomi nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!