Polres Garut Turunkan Tim Telusuri Kasus Penembakan Siswa SMA
📅 Jumat, 09 Okt 2026, 18:37 WIB | Oleh: SujarGARUT -- Kepolisian Resor Garut menurunkan tim untuk menelusuri kasus penembakan yang menggunakan senapan angin terhadap seorang siswa SMA di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang pelakunya sampai saat ini masih dalam pencarian.
"Sampai saat ini dari Tim Sancang sudah terus melakukan upaya penyelidikan terhadap tersangka yang melakukan perbuatan tersebut," kata Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra di Garut, Jumat.
Ia menuturkan, kepolisian sudah mendapatkan laporan adanya seorang siswa SMA di Garut yang menjadi korban luka tembak oleh peluru senapan angin atau "air gun" di kawasan Sukawening, Garut.
Korban, kata dia, saat ini sudah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi luka pada bagian mata sebelah kirinya.
"Korban terluka mengenai kelopak matanya akibat dari peluru ya, 'air gun' ya," katanya.
Ia menyampaikan, kepolisian sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan terkait kasus tersebut dengan meminta keterangan tujuh saksi dan saat ini masih terus dikembangkan keterangan awal tersebut.
Upaya pengungkapan kasus tersebut, kata dia, pihaknya mengajak masyarakat untuk membantu kepolisian agar secepatnya pelaku penembakan segera ditangkap.
"Kami juga minta peran serta daripada masyarakat untuk bisa membantu sehingga kami bisa membuat terang, bisa mengungkapkan perkara ini," katanya.
Ia menegaskan, kepolisian akan profesional dan transparan dalam menangani kasus penembakan dengan korbannya seorang siswa SMA, apalagi kasus tersebut saat ini mendapatkan perhatian banyak pihak.
Jika sudah berhasil ditangkap, kata dia, akan segera disampaikan kepada publik terkait siapa pelaku dan motif dari kejadian penembakan itu.
"Siapapun pelakunya dia harus bertanggung jawab terhadap apa perbuatannya," kata Kapolres.
Sebelumnya dilaporkan korban Pazwa Pahaludin (15) siswa SMA di Garut warga Kecamatan Cilawu menjadi korban penembakan senapan angin atau jenis "air gun" yang menyebabkan mata kirinya mengalami cedera.
Insiden itu terjadi saat adanya kegiatan pertemuan alumni sekolah di sebuah tempat di Kecamatan Sukawening, Sabtu, 26 September 2026. Korban lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!