Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sulsel Minta Pemda Tindak Lanjuti Hasil Program Land4Lives

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 01:42 WIB | Oleh:
Pemprov Sulsel Minta Pemda Tindak Lanjuti Hasil Program Land4Lives Doc: ANTARA/Nur Suhra Wardyah
Ket. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sulsel Kasman di sela-sela penutupan program Land4Lives di Makassar, Kamis (8/10/2026).

MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) meminta pemerintah daerah di provinsi itu agar menindaklanjuti hasil program Land4Lives menjadi program dan aksi nyata untuk memperkuat ketahanan iklim dan pengelolaan bentang lahan secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Sulsel Kasman mengatakan program yang telah berjalan sejak 2021 tersebut diharapkan dapat dilanjutkan melalui pengembangan program di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) di Sulawesi Selatan.

"Semoga ini bukan yang terakhir. Mudah-mudahan masih ada kelanjutan ke depannya karena di Sulsel bukan hanya satu DAS, tetapi ada beberapa DAS yang bisa kita laksanakan program-program ke depannya," ujarnya pada penutupan program Land4Lives di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan DAS Bila Walanae menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena menghadapi persoalan tutupan lahan, degradasi lingkungan, serta persoalan sosial yang cukup kompleks.

Menurut Kasman, hasil program lima tahun tersebut diharapkan menjadi pilot project yang dapat direplikasi di DAS lainnya di Sulawesi Selatan maupun wilayah lain di Indonesia.

"Artinya bukan hanya dokumen yang menjadi output, tetapi ada action, baik itu program-program dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten maupun seluruh stakeholder," katanya.

Ia menekankan pengelolaan DAS harus dilakukan secara terintegrasi karena kondisi kawasan hulu memiliki dampak langsung terhadap wilayah hilir, termasuk ketahanan pangan, air dan energi.

Provinsi Sulsel, kata dia, memiliki karakter geografis yang beragam, mulai dari kawasan pegunungan, dataran hingga pesisir. Oleh karena itu, pengelolaan lahan harus dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi ekologis sekaligus kepentingan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Alice Birnbaum selaku Kepala Kerjasama Pembangunan Kanada atau Global Affairs Canada mengemukakan Pemerintah Kanada menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terbangun dengan Pemerintah Sulawesi Selatan melalui program LandforLives.

Ia mengatakan salah satu hasil penting dari program tersebut adalah kuatnya kepemimpinan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam menindaklanjuti hasil program.

Saat ini, kata dia, prioritas utama bantuan pembangunan Kanada di Indonesia meliputi kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, ketahanan iklim, serta ketahanan pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Megapolitan
Bogor Siapkan Bansos untuk ...
Megapolitan
Keluarga Didorong Jadi Moto...

AI Dimanfaatkan untuk Atasi Kekumuhan

42 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
AI Dimanfaatkan untuk Atasi...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.