Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Gandeng Korsel Atasi Persoalan Kota dengan Manfaatkan AI

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 09:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Gandeng Korsel Atasi Persoalan Kota dengan Manfaatkan AI Doc: Pemprov DKI
Ket. Prosesi penandatanganan MoU antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jeju Oh Young-hun di KBRI Seoul, Korea Selatan, Sabtu (25/4/2026).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Korea Selatan untuk mengatasi persoalan perkotaan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Jakarta mempersiapkan diri untuk terlibat dalam kemitraan strategis antara Indonesia dengan Korea Selatan di bidang AI,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri Roundtable Discussion bertajuk “Shaping the Future Together: Strategic AI Partnership Between Korea and Indonesia” di Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Kamis.

Pramono mengatakan selama ini Jakarta mempunyai hubungan yang baik dan sudah menjalin kerja sama sister city dengan beberapa kota di Korea Selatan seperti Seoul, Jeju, Chungcheongnam-do dan Nonsan.

Lebih lanjut, ia mengatakan Jakarta memiliki fondasi digital yang kuat untuk mengembangkan pemanfaatan AI.

Saat ini, terdapat 102 pusat data di Jakarta atau hampir separuh dari total pusat data di Indonesia.

Menurut Pramono, teknologi tersebut perlu diterapkan untuk menjawab persoalan nyata di lapangan.

Persoalan tersebut salah satunya melalui penataan kawasan sepanjang 2,3 kilometer yang mencakup Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Kita akan menerapkan AI untuk melakukan renovasi dan revitalisasi tanpa melakukan penggusuran,” ungkap Pramono.

AI, lanjutnya, dapat dimanfaatkan untuk membantu perancangan kawasan, penggunaan CCTV, serta mendukung pendekatan penataan yang lebih terukur.

Selain untuk penataan kawasan, Pemprov DKI juga melihat potensi AI dalam pelayanan publik, pengambilan kebijakan berbasis data, dan pengelolaan mobilitas perkotaan.

Pramono menekankan pemanfaatan AI harus tetap berorientasi pada manusia dengan menjaga privasi, keamanan, keadilan, akuntabilitas, serta inklusi digital.

Sementara itu, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon Gu, menyatakan kesiapan Korea Selatan memperluas kerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan ekosistem AI.

“Kami memiliki fondasi yang kuat dan kokoh untuk mengembangkan serta meningkatkan ekosistem kecerdasan buatan. Oleh karena itu, kami siap bekerja sama dengan Indonesia. Kami adalah mitra yang dapat diandalkan bagi Indonesia di berbagai sektor, terutama AI,” ujar Yoon Soon Gu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Putin Tawarkan Bantuan ke I...
Luar Negeri
Pria 61 Tahun Meninggal Aki...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.