• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Konsultasi Kesehatan Menta...

Konsultasi Kesehatan Mental Meningkat, Gangguan Ansietas Jadi Diagnosis Terbanyak

Jumat, 09 Okt 2026, 02:02 WIB

Jakarta - Minat masyarakat terhadap layanan konsultasi kesehatan mental menunjukkan peningkatan, menurut Indonesia Health Insights Report bertajuk Navigating Indonesia's Mental Health Landscape 2026 yang dirilis penyedia layanan kesehatan digital Halodoc.

Kepala Pemasaran Halodoc Fibriyani Elastria mengatakan saat ini satu dari 15 konsultasi di platform Halodoc berkaitan dengan kesehatan mental.

Ket. Foto: Acara peluncuran Indonesia Health Insights Report bertajuk "Navigating Indonesia's Mental Health Landscape 2026” yang diselenggarakan Halodoc di Jakarta, Kamis (8/10). — Sumber: Antara

"Dan kalau dilihat, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ini memang bertumbuh sekitar 8,1 persen," katanya dalam acara temu media di Jakarta, Kamis (8/10).

Menurut dia, peningkatan tersebut sebagian besar didorong oleh pengguna yang baru pertama kali mengakses layanan konsultasi kesehatan mental.

"Menariknya, pertumbuhan ini dua pertiganya itu didorong oleh pasien baru. Jadi yang sebelumnya memang belum pernah berkonsultasi, tapi dua pertiga dari jumlah yang baru masuk ini ternyata memang adalah yang selama ini belum masuk bicara mengenai kesehatan mental," jelasnya.

Laporan Halodoc menunjukkan 90,7 persen pengguna layanan konsultasi kesehatan mental berada pada rentang usia 18-34 tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 83,3 persen merupakan perempuan.

Pada semester pertama 2026, gangguan ansietas menjadi diagnosis yang paling banyak ditemukan dalam layanan konsultasi kesehatan mental di platform Halodoc.

Proporsinya mencapai 31,6 persen dari total konsultasi, atau meningkat 47,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Diagnosis yang menyertai gangguan ansietas beragam, mulai dari persoalan tumbuh kembang pada anak, tekanan akademik dan keluarga pada remaja, disfungsi seksual pada pria usia produktif, hingga kombinasi depresi dan persoalan relasi pada perempuan usia produktif. Pada kelompok lansia, persoalan yang ditemukan antara lain penurunan fungsi kognitif.

Peningkatan penggunaan layanan konsultasi kesehatan mental tersebut sejalan dengan semakin tingginya pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mental.

Mitra Psikolog Halodoc Miki Amrilya Wardati mengatakan setiap angka dalam laporan tersebut mencerminkan masyarakat yang mulai berani mencari bantuan dari tenaga profesional.

"Konsultasi ke psikolog atau psikiater bukan tanda kita kalah dengan situasi. Justru, semakin cepat konsultasi dengan tim profesional, semakin ringan proses penyembuhannya," katanya.

Ia menekankan pentingnya mengenali perubahan emosi dan perilaku sejak dini agar seseorang dapat segera mencari bantuan profesional yang sesuai untuk mengatasi persoalan kesehatan mental yang dihadapi.

  • Kesehatan Mental

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.