Kemnaker Buka MagangHub Angkatan Ketiga, 150 Ribu Peserta Bisa Mendaftar Mulai 27 Oktober
📅 Jumat, 09 Okt 2026, 16:19 WIB | Oleh: Tim PenulisKota Magelang - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat program pendidikan vokasi dan pemagangan untuk meningkatkan kompetensi serta kesiapan generasi muda memasuki dunia kerja sesuai kebutuhan industri dan perkembangan pasar kerja.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor di Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (9/10), mengatakan kompetensi yang didukung sertifikasi menjadi modal penting bagi lulusan untuk melamar pekerjaan dan meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Hal tersebut disampaikan Afriansyah seusai memberikan pembekalan penguatan kompetensi dan daya saing generasi muda di Universitas Tidar, Kota Magelang.
Ia menjelaskan Kemnaker mengembangkan program vokasi nasional yang diprioritaskan bagi lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK). Program tersebut diarahkan untuk membekali peserta dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Menurut dia, peningkatan keterampilan menjadi salah satu upaya untuk membantu generasi muda mempersiapkan diri menghadapi persaingan di pasar kerja. Dengan kompetensi yang relevan, lulusan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan sesuai bidang keahlian masing-masing.
Selain program vokasi nasional, Kemnaker juga menjalankan Program MagangHub yang memberikan kesempatan kepada peserta dari dunia pendidikan untuk mendapatkan pengalaman kerja secara langsung.
Afriansyah menyebutkan MagangHub angkatan ketiga membuka kesempatan bagi 150 ribu peserta. Pendaftaran program tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober hingga 1 November 2026.
Sementara itu, program vokasi nasional ditargetkan menjangkau 250 ribu orang, terutama lulusan SMA dan SMK yang membutuhkan peningkatan keterampilan untuk memasuki pasar kerja.
Ia mengatakan pelaksanaan MagangHub pada angkatan pertama dan kedua berjalan dengan baik. Pemerintah berharap program tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi peserta, terutama dalam memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan kesiapan menghadapi kebutuhan industri.
Afriansyah menambahkan penguatan pendidikan vokasi dan pemagangan merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses peningkatan kompetensi bagi generasi muda.
Melalui kedua program tersebut, Kemnaker berharap semakin banyak lulusan pendidikan memiliki keterampilan yang relevan, pengalaman kerja, serta sertifikasi kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Dengan penguatan program vokasi dan pemagangan, pemerintah berharap daya saing tenaga kerja Indonesia semakin meningkat sekaligus memperluas peluang generasi muda untuk memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!