Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Banyumas Lampaui Target Pengadaan Beras, Capaian Nasional Cetak Rekor Tertinggi

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 15:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Banyumas Lampaui Target Pengadaan Beras, Capaian Nasional Cetak Rekor Tertinggi Doc: Antara
Ket. Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji memotong tumpeng dalam tasyakuran pencapaian target pengadaan beras di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (9/10).

Purwokerto - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, Jawa Tengah, merealisasikan pengadaan setara beras sebanyak 72.383.537 kilogram atau 100,1 persen dari target 2026 sebanyak 72.312.501 kilogram.

“Realisasi tersebut melampaui target sebanyak 71.036 kilogram berkat dukungan berbagai pihak dalam penyerapan hasil panen petani,” kata Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (9/10).

Ia mengatakan sinergi Bulog dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), penyuluh pertanian dan petani berperan dalam mendukung kelancaran pengadaan gabah dan beras.

Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat penyerapan hasil panen, menjaga stabilitas pasokan dan harga beras, serta meningkatkan cadangan pangan pemerintah.

"Kami terus menjalankan peran dalam penyerapan hasil panen petani guna mendukung stabilitas pasokan dan harga beras, sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah," kata Prawoko.

Sementara dalam siaran pers Kantor Pusat Perum Bulog yang diterima di Purwokerto, Jumat (9/10) siang, disebutkan realisasi pengadaan beras untuk penugasan Public Service Obligation (PSO) secara nasional hingga 8 Oktober 2026 mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target pemerintah sebesar 4 juta ton.

Capaian tersebut menjadi realisasi pengadaan tertinggi sepanjang sejarah Bulog berdiri, melampaui pengadaan pada 2025 yang mencapai 3.191.969 ton setara beras. Sebelumnya, capaian tertinggi tercatat pada 2012 sebesar 3,65 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras insan Bulog serta dukungan berbagai pihak dalam menyerap hasil produksi petani dan memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, TNI, pemerintah daerah, petani, penyuluh pertanian, mitra kerja, dan seluruh pihak yang mendukung pengadaan beras nasional.

Menurut dia, pengadaan yang kuat di tingkat hulu menjadi fondasi untuk menjaga ketersediaan pangan, mendukung stabilisasi harga di tingkat produsen dan konsumen, serta memperkuat cadangan pangan pemerintah.

“Bulog berkomitmen melanjutkan penyerapan hasil panen hingga akhir 2026 melalui penguatan jaringan pembelian di sentra produksi, kesiapan sarana penyimpanan, dan percepatan pengadaan saat panen guna mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Ahmad Rizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Nasional
Perlindungan Ojol Harus Ber...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.