Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pariwisata Kota Jayapura Perkuat Kelembagaan Pengelolaan Wisata Berbasis Masyarakat Lokal

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 14:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Pariwisata Kota Jayapura Perkuat Kelembagaan Pengelolaan Wisata Berbasis Masyarakat Lokal Doc: ANTARA
Ket. Pengunjung di salah satu di Kota Jayapura.

JAYAPURA – Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Papua, terus berupaya memperkuat kelembagaan pengelola wisata di setiap kampung dengan memberikan pelatihan tata kelola wisata berbasis masyarakat lokal.

Kegiatan pelatihan tersebut melibatkan kelompok sadar wisata (pokdarwis), pengelola kampung wisata, pelaku UMKM lokal, serta masyarakat kampung.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard Nahumury, di Jayapura, Rabu (30/9), mengatakan pelatihan tata kelola pariwisata tersebut menjadi upaya pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kami menargetkan terbentuknya pengelola wisata yang profesional, meningkatkan jumlah wisatawan, dan terciptanya destinasi wisata unggulan di Kota Jayapura," katanya.

Menurut Richard, peningkatan kualitas SDM pengelola wisata diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata mampu menarik lebih banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

"Dengan demikian dapat menciptakan destinasi wisata yang bersih, aman, menarik, dan berkelanjutan, sehingga pengunjung juga merasa nyaman," ujarnya.

Dia menjelaskan, selain itu melalui pelatihan tersebut diharapkan para pengelola wisata di daerah ini dapat mengembangkan sektor ekonomi kreatif, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis budaya lokal, sehingga menjadi pilar baru pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berpihak pada masyarakat lokal.

"Pelatihan tata kelola pariwisata ini juga menjadi langkah strategis untuk menggeser paradigma pengelolaan wisata dari tradisional menuju pendekatan modern yang berkelanjutan," katanya lagi.

Pihaknya berharap ke depan pengelola wisata mampu mengelola destinasi wisata secara mandiri, profesional, dan memberikan dampak langsung kepada warga setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Pemkot Bandung Tingkatkan K...

Disnaker Kota Bandung Gelar Virtual Job Fair

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Disnaker Kota Bandung Gelar...
Advertisement
Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000   

Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.