Pencernaan Sehat dan Stimulasi Tepat Dukung Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak
📅 Kamis, 08 Okt 2026, 22:45 WIB | Oleh: Haryo BronoPrebiotik untuk Mendukung Kesehatan Pencernaan
Salah satu komponen makanan yang berkaitan dengan kesehatan mikrobiota usus adalah prebiotik. Prebiotik merupakan komponen pangan yang dapat menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme tertentu di dalam saluran pencernaan.
Ray mengatakan sumber prebiotik dapat ditemukan dalam berbagai jenis makanan yang menjadi bagian dari pola makan beragam dan seimbang.
“Guna menjaga jumlah bakteri baik dalam usus anak tetap seimbang, si kecil perlu diberikan asupan prebiotik yang biasanya banyak terkandung dalam makanan sumber serat yang memiliki peran sebagai prebiotik seperti buah-buahan, sayur-mayur, susu, kacang-kacangan, dan beberapa jenis sayuran akar seperti umbi-umbian dan wortel,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kebutuhan nutrisi anak perlu disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangannya. Pada kondisi tertentu, sumber nutrisi lain seperti susu pertumbuhan untuk anak di atas satu tahun yang mengandung prebiotik juga dapat menjadi bagian dari pilihan asupan, sesuai kebutuhan anak.
Pemenuhan nutrisi tersebut tidak berdiri sendiri. Pola makan yang beragam dan seimbang perlu berjalan bersama dengan aktivitas fisik, stimulasi, pengasuhan responsif, serta kesempatan bagi anak untuk bermain dan belajar.
Nutrisi dan Stimulasi Saling Melengkapi
Kesehatan pencernaan merupakan salah satu bagian dari fondasi kesehatan anak. Namun, perkembangan kemampuan kognitif, sosial, dan emosional membutuhkan dukungan yang lebih luas.
Nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan anak perlu berjalan beriringan dengan stimulasi dan pola pengasuhan yang penuh perhatian. Dengan pendekatan tersebut, anak memiliki kesempatan untuk tumbuh dalam kondisi fisik yang sehat sekaligus mengembangkan kemampuan berinteraksi, mengelola emosi, belajar, dan memecahkan masalah.
“Dengan mengenali keunikan setiap anak, memahami periode penting dalam perkembangannya, memberikan stimulasi yang sesuai, serta memastikan kebutuhan nutrisi dan kesehatan anak terpenuhi, orang tua dapat membantu menciptakan fondasi yang mendukung anak untuk tumbuh, belajar, berinteraksi, dan mengembangkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Menurut dia, setiap anak memiliki potensi dan karakteristik perkembangan yang berbeda. Karena itu, dukungan orang tua perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan tahap perkembangan masing-masing anak.
“Setiap anak memiliki potensi yang unik. Dengan dukungan yang tepat pada waktu yang tepat, potensi tersebut dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” lanjut Ray.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!