Denmark Open Jadi Ujian Berat Wakil Indonesia

Kamis, 08 Okt 2026, 06:22 WIB

ODENSE - Perburuan gelar wakil Indonesia di panggung bulu tangkis dunia memasuki fase serius. Setelah absen dari Arctic Open 2026, kini 14 wakil Merah Putih akan turun di Denmark Open 2026 dengan tantangan berat yang sudah menunggu sejak babak pertama.

Denmark Open menjadi turnamen pertama bagi pebulu tangkis Indonesia dalam rangkaian agenda BWF bulan Oktober. Ajang berlevel Super 750 itu berlangsung di Jyske Bank Arena, Odense, 13-18 Oktober. Bukan sekadar mengejar gelar, para pemain Indonesia juga dituntut menunjukkan konsistensi setelah melewati rangkaian kompetisi besar sepanjang musim.

Ket. Foto: Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis putra China Li Shi Feng pada final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9). Alwi Farhan menang dalam tiga gim dengan skor 23-21,15-21 dan 21-16. — Sumber: ANTARA/Fauzan

Sektor tunggal putra menjadi salah satu perhatian utama. Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Moh Zaki Ubaidillah langsung mendapat lawan yang tidak mudah. Jonatan harus kembali berhadapan dengan Lin Chun-Yi dari Taiwan. Pemain yang menjuarai All England Open 2026 tersebut menjadi batu sandungan serius bagi Jonatan. Dalam tiga pertemuan terakhir di turnamen resmi BWF, Jonatan selalu gagal menundukkan Lin.

Situasi berbeda tetapi sama sulitnya dihadapi Zaki Ubaidlillah atau Ubed. Zaki Ubaidillah yang menjadi penentu kemenangan Tim Putra Indonesia pada final beregu Asian Games 2026 akan bertemu Victor Lai.

Nama Lai kini semakin diperhitungkan. Pemain Kanada itu mencuri perhatian setelah menjuarai Indonesia Open tahun ini, sekaligus meraih gelar World Tour Super 1000 pertamanya. Prestasinya di turnamen besar juga semakin kuat setelah mampu meraih medali Kejuaraan Dunia dalam dua edisi terakhir.

Alwi pun harus kembali berhadapan dengan rival yang sudah dikenalnya sejak level junior, Ayush Shetty dari India. Persaingan keduanya sepanjang tahun ini menguntungkan Alwi. Dari empat pertemuan, tiga dimenangkan pemain Indonesia tersebut.

Pertemuan terakhir bahkan menjadi milik Alwi secara meyakinkan. Di babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026, Alwi menundukkan Shetty 21-19, 21-11. Catatan itu menjadi modal penting sebelum kembali berduel di Odense.

Dari ganda putra, jalan terjal juga langsung mengadang Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Juara Asian Games 2026 itu harus melewati Chen Bo Yang/Liu Yi dari Tiongkok yang kini menempati peringkat 10 dunia.

Jika lolos, ujian berikutnya berpotensi jauh lebih berat. Leo/Daniel bisa kembali bertemu pasangan nomor satu dunia Kim Won-ho/Seo Seung-jae dari Korea Selatan.

Namun, Indonesia memiliki modal kepercayaan diri. Leo/Daniel sukses memenangkan dua pertemuan terakhir melawan Kim/Seo, masing-masing pada China Masters 2026 dan Asian Games 2026.

Sorotan lain datang dari ganda campuran. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang tengah menanjak langsung mendapat ujian dari unggulan keenam asal Tiongkok, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.