Bupati Sumenep Punya Pesan Penting untuk Pelajar: Jadikan Literasi sebagai Budaya

Rabu, 07 Okt 2026, 00:18 WIB

SUMENEP - Bupati Sumenep, Jawa Timur, Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak para pelajar untuk menjadikan literasi sebagai budaya, yakni sebagai bagian penting dalam membangun pengetahuan, kreativitas, dan karakter.

"Membudayakan literasi ini berarti tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, mengolah pengetahuan, serta menyampaikan gagasan secara baik dan bertanggung jawab," katanya saat menghadiri acara Pekan Literasi 2026 yang digelar di SMA Negeri 1 Sumenep, Selasa.

Ket. Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo membuka acara pekan literasi di SMA Negeri 1 Sumenep, Selasa (6/10). — Sumber: Antara foto/HO-Pemkab Sumenep

Menurut bupati, literasi merupakan bekal penting bagi generasi muda, karena tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, dan bijak dalam menghadapi perkembangan zaman, sehingga lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan literasi sejak dini.

Oleh karena itu, kegiatan seperti Pekan Literasi perlu terus dikembangkan agar membaca, menulis, berdiskusi, dan berkarya menjadi budaya di kalangan pelajar, sebagai kebiasaan sehari-hari, mengingat masa depan Kabupaten Sumenep bergantung pada kualitas dan kemampuan generasi mudanya.

Selain itu, lanjut dia, melalui kegiatan ini, para pelajar dituntut bisa memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara positif.

Di tengah derasnya arus informasi, siswa harus memiliki kemampuan memilah informasi yang benar, memahami sumber informasi, serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.

"Para pelajar harus memanfaatkan kemajuan teknologi untuk belajar dan berkarya, supaya menjadi generasi yang cerdas dalam menerima informasi, tidak mudah percaya begitu saja, dan mampu menggunakan media digital untuk hal-hal yang produktif,” tuturnya.

Ia mengharapkan, pekan literasi SMAN 1 Sumenep mampu melahirkan semangat baru bagi para siswa untuk terus membaca, menulis, dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Ia menilai generasi muda yang memiliki budaya literasi lebih siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Sumenep yang semakin maju.

“Para pelajar hendaknya gemar membaca, berani menulis, kritis dalam berpikir, dan kreatif dalam berkarya demi membangun Kabupaten Sumenep semakin maju,” katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.