Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengintensifkan Penanganan Masalah Sampah untuk Menekan Potensi Banjir

25 Minggu, 04 Okt 2026, 23:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengintensifkan Penanganan Masalah Sampah untuk Menekan Potensi Banjir Mengintensifkan Penanganan Masalah Sampah untuk Menekan Potensi Banjir Doc: Antara
Ket. Kendaraan bermotor melintasi Jalan Hamid Rusdi Kota Malang yang tergenang banjir.

Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur mengintensifkan upaya penanganan masalah tumpukan sampah di setiap tempat drainase atau sistem saluran air dan sungai untuk menekan potensi banjir saat musim hujan.

Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang di Kota Malang, Minggu, mengatakan selama kemarau petugas terus diterjunkan untuk melakukan pembersihan.

"Masih terdapat persoalan sampah di beberapa sungai itu kami sisir, kemudian di drainase juga sama. Sampah yang ada langsung dibersihkan sebelum mendekati musim hujan," kata dia.

Salah satu saluran air yang mendapatkan pemantauan intensif di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang.

Ia mengemukakan di lokasi itu masih sering ditemukan sampah yang menghambat jalur aliran air sehingga perlu ditangani menyeluruh oleh petugas.

Sebab, katanya, jika tak ada upaya intensif kondisi yang ada akan meningkatkan risiko banjir, akibat ketidakmampuan saluran menampung tingginya volume air.

Ia menjelaskan untuk di sungai tidak cukup hanya pemantauan dan pembersihan, tetapi dibarengi peningkatan edukasi kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah ke area itu.

Pihaknya menyampaikan bahwa sampah pada aliran sungai tidak hanya muncul karena masyarakat di daerah setempat tetapi bisa berasal dari daerah hulu kemudian terbawa aliran sampai ke Kota Malang.

Pun demikian dengan sampah yang ditemukan di aliran sungai di beberapa lokasi juga karena hal serupa.

"Perpecahan arus sungai yang utama kan Brantas, itu dialirkan ke kanan kan Sungai Sukun," ucapnya.

Meski demikian, upaya penanganan sampah di drainase dan sungai tidak bisa dilakukan dalam waktu yang bersamaan, sebab petugas masih harus berkeliling untuk melakukan pembersihan di lokasi lain.

"Tapi kami akan menjadwalkan di lokasi tersebut, karena untuk kondisi seperti itu teman-teman petugas harus mempersiapkan alat dan yang terbiasa berenang, mengingat posisinya nanti kam di arus air sehingga mempertimbangkan keselamatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Timnas Indonesia U15 Menang Telak 7-1 Atas Fiji

1.5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Timnas Indonesia U15 Menang...
Daerah
Pelajar Buleleng Punya Tuga...
Advertisement
Selangkah Lagi Juatra! Ubed ke Final French Open Setelah Tundukkan Lanier

Selangkah Lagi Juatra! Ubed ke Final French Open Setelah Tundukkan Lanier

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.