Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Isu Penutupan Bandara Imbas Karhutla Mencuat, Ini Jawaban Tegas Kemenhub

27 Selasa, 27 Okt 2026, 06:10 WIB | Oleh:
Isu Penutupan Bandara Imbas Karhutla Mencuat, Ini Jawaban Tegas Kemenhub Isu Penutupan Bandara Imbas Karhutla Mencuat, Ini Jawaban Tegas Kemenhub Doc: Antara foto
Ket. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa (kanan) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan (kiri), di Jakarta, Senin (26/10).

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan tidak ada penutupan bandara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski sejumlah operasional penerbangan mengalami penyesuaian karena kondisi cuaca dan gangguan jarak pandang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa mengatakan seluruh bandara tetap beroperasi dengan penyesuaian jadwal penerbangan berdasarkan kondisi cuaca di wilayah terdampak.

"Jadi tidak ada bandara yang ditutup ya. Tidak ada bandara yang ditutup," kata Lukman di Jakarta, Senin (26/10).

Ia menjelaskan salah satu penyesuaian terjadi di Bandara Pontianak yang sebelumnya melayani penerbangan siang hari, kemudian dialihkan ke malam saat kondisi cuaca lebih mendukung.

"Seperti di Pontianak yang tadinya siang bisa dimanfaatkan untuk penerbangan, akhirnya pindah pada saat cuaca cerah di malam hari. Itu tetap ada penerbangan," ujar dia. 

Lukman menyebutkan sejak 18 hingga 25 Oktober 2026 terdapat 78 bandara terdampak kebakaran hutan dan lahan yang terdiri atas berbagai pengelola bandara nasional.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 bandara berada di bawah Unit Penyelenggara Bandar Udara atau Unit Pelaksana Teknis Daerah, tujuh bandara dikelola Angkasa Pura, dan satu bandara swasta.

Secara keseluruhan sejak 14 Agustus hingga 25 Oktober 2026, sebanyak 3.030 penerbangan terdampak dengan 154 rute mengalami gangguan dan sekitar 1.700 penerbangan dibatalkan.

Dampak terbesar terjadi pada rute menuju Pontianak, Singkawang, Palangkaraya, dan Pangkalan Bun. Sedangkan penerbangan perintis terdampak 617 penerbangan di Papua, Kalimantan, serta Maluku.

Lebih lanjut Lukman mengatakan pemerintah telah memberikan izin operasional terhadap pesawat yang digunakan untuk mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan.

Kementerian Perhubungan telah menerbitkan seluruh izin yang diperlukan untuk penggunaan 42 unit pesawat helikopter dalam mendukung kegiatan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Ia mengatakan wilayah Papua yang sebelumnya terdampak pada 12 bandara kini berkurang menjadi tujuh bandara terdampak karena kondisi cuaca mulai membaik dan aktivitas penerbangan kembali lebih lancar.

"Yang jelas kalau area-area yang saat ini kan mulai berkurang kayak Papua yang tadinya 12 bandara sekarang tinggal 7 gitu kan. Makin berkurang (bandara terdampak) sih, benar-benar musim hujan juga sudah bisa ada dan penerbangan bisa lebih lancar," katanya menjelaskan. 

Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE MHB 4 Tahun 2026 tentang peningkatan kewaspadaan sarana dan prasarana transportasi terhadap bahaya kebakaran hutan.

Selain itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menerbitkan Surat Edaran Nomor SE 19 Tahun 2026 mengenai mitigasi risiko dampak kebakaran hutan terhadap operasional penerbangan.

Surat edaran tersebut telah disampaikan kepada seluruh operator penerbangan, pengelola bandara, badan usaha angkutan udara domestik dan internasional, serta pengelola bandara swasta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Pelaksanaan tes kemampuan a...
Nasional
Dampak angin puting beliung...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.