Relawan Asal Banjarmasin Meninggal Setelah Sesak Napas Saat Berjibaku Padamkan Karhutla

Kamis, 22 Okt 2026, 11:50 WIB

BARITO KUALA – Seorang relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Nurdin atau yang akrab disapa Amang Udin, meninggal dunia setelah mengalami sesak napas dan nyeri dada saat berjibaku memadamkan api.

Seperti dilaporkan RRI, Rahmat, rekan sesama relawan, mengungkapkan Amang Udin tiba-tiba mengalami sesak napas dan mengeluhkan nyeri di bagian dada ketika berada di lokasi kebakaran. 

Ket. Foto: Isak tangis keluarga relawan meninggal dunia saat di kediamannya. — Sumber: RRI

“Amang Udin tiba-tiba mengalami sesak napas. Beliau juga mengeluh sakit di bagian dada saat berjibaku memadamkan api,” ujar Rahmat, saat di rumah duka, Rabu, 21 Oktober 2026.

Saat kejadian, Amang Udin yang merupakan anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Sarimi Kayu Bulan, Sungai Andai, Banjarmasin, berada di barisan depan bersama relawan lainnya untuk memadamkan api yang terus menjalar. Melihat kondisi korban memburuk, rekan-rekannya segera membawa Amang Udin menjauh dari lokasi kebakaran.

“Beliau ada di barisan depan bersama relawan lainnya. Melihat kondisi memburuk kami membawa Amang Udin menjauh dari lokasi kebakaran,” ujarnya.

Korban kemudian mendapat bantuan oksigen, namun kondisinya terus menurun. Di tengah perjalanan, kondisi Amang Udin semakin memburuk hingga akhirnya kehilangan kesadaran.

Petugas medis kemudian melakukan upaya resusitasi jantung paru (RJP) dan pemeriksaan terhadap korban. Meski telah dilakukan upaya pertolongan medis, Amang Udin akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka di kawasan Kayu Bulan, Sungai Andai, Banjarmasin. Kepergian Amang Udin menjadi duka bagi keluarga dan rekan-rekan relawan yang bersama-sama berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Handil Bakti, Barito Kuala.

  • Karhutla

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.