Ini Kisah Imelda, Mitra Pengemudi Tuli yang Menemukan Ruang Kerja Setara
📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 15:13 WIB | Oleh: Haryo BronoRompi dengan Panduan Bahasa Isyarat
Selain edukasi, Grab mendistribusikan 1.000 rompi “Teman Setara” kepada mitra pengemudi Tuli. Inisiatif tersebut disebut perusahaan didukung kontribusi pelanggan melalui pembelian produk IM3 dan Tri di aplikasi Grab.
Rompi tersebut dilengkapi informasi visual dan ilustrasi bahasa isyarat dasar. Panduan itu antara lain membantu pengguna menyampaikan arah perjalanan serta menggunakan ungkapan sederhana dalam bahasa isyarat.
Bagi Imelda, keberadaan panduan visual dapat membantu mengurangi hambatan komunikasi selama perjalanan. Penumpang tidak harus mengandalkan percakapan verbal untuk memberikan petunjuk atau menyampaikan ungkapan sederhana.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Rompi ini membantu memperlancar komunikasi karena memuat informasi visual yang dapat dilihat penumpang, misalnya untuk memberi arahan ke kiri atau kanan, serta menggunakan bahasa isyarat sederhana seperti ‘terima kasih’ dan ‘sama-sama’,” kata Imelda.
Dengan demikian, komunikasi tidak hanya bergantung pada kemampuan mitra pengemudi untuk menjelaskan kondisinya kepada penumpang. Pengguna juga mendapatkan informasi mengenai cara berinteraksi yang lebih sesuai.
Membuka Akses Terhadap Kesempatan Kerja
Kisah Imelda memperlihatkan bahwa akses terhadap pekerjaan bagi penyandang disabilitas tidak hanya ditentukan oleh tersedianya lowongan atau peluang menjadi pekerja. Faktor lain seperti fleksibilitas, akses informasi, dukungan komunitas, dan kemudahan berkomunikasi juga dapat memengaruhi pengalaman seseorang dalam menjalankan pekerjaan.
Dalam kasus Imelda, komunitas menjadi pintu awal untuk memperoleh informasi mengenai kesempatan menjadi mitra pengemudi. Fleksibilitas waktu kemudian membantunya menyesuaikan pekerjaan dengan tanggung jawab keluarga, sementara komunikasi visual menjadi bagian dari interaksi sehari-hari dengan pengguna.
Rangkaian edukasi bahasa isyarat dan distribusi rompi tersebut merupakan bagian dari program “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” yang digelar Grab dalam rangka memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026.
Grab menyebut inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai kebutuhan penyandang disabilitas di lingkungan ekosistemnya, termasuk mitra pengemudi, mitra usaha, pengguna, dan karyawan.
Perusahaan juga mengaitkan program tersebut dengan GrabAccess, sebuah inisiatif yang ditujukan untuk meningkatkan akses dan kesempatan bagi penyandang disabilitas. Menurut data perusahaan, sepanjang 2025 terdapat lebih dari 6.207 mitra penyandang disabilitas di Asia Tenggara yang memperoleh akses terhadap peluang ekonomi melalui ekosistem Grab.
Bagi Imelda, dukungan terhadap Teman Tuli bukan hanya soal fasilitas atau perangkat komunikasi. Ia berharap semakin banyak ruang yang memungkinkan penyandang Tuli bekerja, memperoleh penghasilan, dan berinteraksi dengan masyarakat secara setara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!