Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadir di Indonesia, Plaud Bawa Teknologi Transkripsi AI untuk 112 Bahasa

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 14:53 WIB | Oleh:

Perusahaan menyatakan data yang dikirim melalui jaringan menggunakan enkripsi TLS 1.2 atau lebih tinggi, sedangkan data yang tersimpan dilindungi menggunakan AES-256 atau perlindungan yang setara. Plaud juga menyebut memiliki sertifikasi dan standar keamanan seperti ISO/IEC 27001, ISO/IEC 27701, serta SOC 2 Type II.

Keterangan tersebut merupakan kebijakan dan klaim keamanan dari perusahaan. Bagi organisasi yang menangani informasi sensitif, kebijakan tersebut tetap perlu dibandingkan dengan kebutuhan internal mengenai penyimpanan data, lokasi pemrosesan, akses pengguna, penghapusan data, serta persyaratan kepatuhan yang berlaku.

Indonesia Menjadi Pasar Prioritas

Plaud memasukkan Indonesia sebagai salah satu dari enam pasar prioritasnya di Asia Tenggara, bersama Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Perusahaan memproyeksikan Indonesia menjadi pasar dengan kinerja terbaik Plaud di kawasan tersebut pada 2030, dengan basis pengguna yang ditargetkan melampaui 1 juta.

Secara global, Plaud menyebut produknya telah digunakan oleh lebih dari 2,5 juta profesional di lebih dari 170 negara. Dalam dua tahun, perusahaan juga menyatakan annual recurring revenue (ARR) meningkat dari US 100 juta.

Untuk 2026, Plaud menargetkan penjualan global mencapai US$500 juta.

Angka-angka tersebut merupakan proyeksi dan data yang disampaikan perusahaan, sehingga perlu dibedakan dari data penggunaan atau penjualan yang diverifikasi oleh pihak independen.

Di Indonesia, perangkat Plaud tersedia melalui jaringan ritel fisik maupun kanal daring. Perusahaan menyebut produknya telah tersedia di hampir 70 toko melalui mitra ritel resmi, termasuk Urban Republic, Gramedia, dan iBox.

Penjualan daring tersedia melalui Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, serta situs web Plaud untuk kawasan Asia Tenggara. Plaud Note Pro dibanderol Rp3.499.000, sedangkan NotePin S dijual Rp3.449.000.

Bukan Sekadar Soal Bisa atau Tidak Bisa Mentranskripsi

Masuknya perangkat seperti Plaud ke Indonesia memperlihatkan perkembangan teknologi AI yang semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari. Percakapan yang sebelumnya hanya berlangsung secara lisan kini dapat diubah menjadi arsip digital, dicari kembali, dirangkum, dan bahkan diproses menjadi dokumen atau tugas lanjutan.

Namun, kemampuan tersebut membawa dua persoalan yang berjalan bersamaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.