Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadir di Indonesia, Plaud Bawa Teknologi Transkripsi AI untuk 112 Bahasa

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 14:53 WIB | Oleh:

Pada Plaud Note Pro, perangkat berbentuk menyerupai kartu kredit tersebut digunakan untuk merekam panggilan telepon dan percakapan langsung. Sementara NotePin S merupakan perangkat wearable yang dapat dikenakan sebagai kalung, klip, gelang, atau pin.

Perbedaan bentuk tersebut membuat keduanya diarahkan untuk skenario penggunaan yang berbeda. Note Pro lebih berkaitan dengan percakapan dan panggilan yang membutuhkan perangkat ringkas, sedangkan NotePin S ditujukan untuk aktivitas yang lebih mobile, seperti rapat, wawancara, konsultasi, dan pekerjaan lapangan.

Rekaman kemudian diproses melalui Plaud Intelligence. Sistem tersebut menghasilkan transkrip, rangkuman, dan poin penting yang dapat dicari kembali oleh pengguna.

Pengguna juga dapat menentukan bahasa percakapan dan bahasa rangkuman secara terpisah. Fitur custom vocabulary memungkinkan istilah tertentu yang sering digunakan dalam bidang pekerjaan dimasukkan ke dalam sistem.

Fitur semacam ini relevan bagi pekerjaan yang menggunakan banyak istilah khusus. Dalam bidang kesehatan, misalnya, nama obat dan istilah medis memiliki tingkat kesulitan berbeda dengan percakapan sehari-hari. Begitu pula dalam bidang hukum, teknik, keuangan, pendidikan, atau jurnalistik yang memiliki kosakata khusus.

Namun, keberadaan custom vocabulary tidak menghilangkan kebutuhan untuk melakukan verifikasi. Nama orang, angka, singkatan, satuan, istilah teknis, dan pernyataan yang menentukan keputusan tetap merupakan bagian yang perlu diperiksa secara manual.

20261003144647_Foto-Plaud-2.jpg

Plaud NotePin S saat dipasang pada kerah, memiliki desain ringkas dan ringan sehingga nyaman digunakan sepanjang hari. (Dok. Plaud)

Dari Transkripsi Menuju Pekerjaan Lanjutan

Pengembangan Plaud juga bergerak dari sekadar mencatat percakapan menuju pengolahan informasi.

Perusahaan menyebut Plaud Intelligence akan mendapatkan kemampuan AI agentic yang direncanakan diperkenalkan di Indonesia pada Oktober 2026. Fitur tersebut ditujukan untuk mengubah informasi dari percakapan sebelumnya menjadi keluaran pekerjaan seperti email tindak lanjut dan dokumen.

Hasil tersebut juga direncanakan dapat dikirimkan ke sejumlah aplikasi yang terhubung, termasuk Notion, Slack, dan Linear.

Perkembangan ini memperlihatkan perubahan fungsi perangkat AI note-taking. Perangkat tidak lagi hanya berperan sebagai alat perekam digital, tetapi menjadi bagian dari alur kerja yang menghubungkan percakapan, dokumentasi, dan pekerjaan setelah rapat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.