Bangkit dari Keterpurukan, Desak Rita Kembali Bawa Pulang Medali Emas
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 05:06 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto2026 bisa dibilang sebagai penegasan untuk tekad kuat dan sikap menolak terpuruk yang diperlihatkan Desak Rita. Dia tetap gigih untuk terus menjadi atlet elite panjat tebing dunia.
Setelah gagal di Olimpiade Paris, Desak Rita menggondol medali emas dari World Games 2025 di Chengdu, China pada Agustus tahun itu, dan finis urutan ketiga dalam World Climbing Series 2025.
Lalu, pada April 2026 Desak Rita menggebrak Kejuaraan Asia di Meishan, China, ketika menjuarai speed putri setelah menaklukkan Zhou Yafei di final, untuk sekaligus memecahkan rekor Asia pada 6,07 detik.
Lima bulan kemudian, pada 30 September, dalam Asian Games 2026, Desak Rita memecahkan lagi rekor Asia, setelah menjadi yang tercepat dalam final speed putri Asian Games 2026 dengan 6,062 detik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia lebih cepat 0,002 detik dari pada Deng Lijuan, yang harus puas dengan medali perak. Deng masih menjadi salah satu pesaing tersengit Desak, baik di Asia maupun dunia.
Desak Rita sukses mengobati kekecewaannya pada Olimpiade 2024, dan sekaligus mempertahankan medali emas Asian Games 2022 di Hangzhou, China.
Desak juga membantu Indonesia memenuhi target empat medali emas dari Asian Games 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyusul rekan-rekannya yang sudah lebih dulu menyumbangkan tiga medali emas, yakni bulu tangkis beregu putra, angkat besi kelas 75kg putra lewat Rahmat Erwin Abdullah, dan ganda putra Leo Carnando/Daniel Marthin.
Perjalanan karier olah raganya yang menolak terpuruk hanya karena gagal di satu kompetisi adalah bahan ajar teramat bagus untuk mereka yang ingin selalu berada di podium medali.
Tetapi jangan bilang Desak Rita cepat puas dengan pencapaiannya, karena dia malah ingin mencapai level yang semakin tinggi.
Tak lama setelah dikalungi medali emas Asian Games 2026, Desak Rita menyatakan bahwa catatan waktu yang dia ciptakan itu bukan titik akhir.
Dia justru ingin menjadikan pencapaian di Jepang itu sebagai investasi penting dan motivasi untuk terus berada di level atas, khususnya Olimpiade Los Angeles 2028 yang sudah menjadi target jangka panjangnya.
Semangati Veddriq dan Aditya
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!