Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangkit dari Keterpurukan, Desak Rita Kembali Bawa Pulang Medali Emas

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 05:06 WIB | Oleh:
Bangkit dari Keterpurukan, Desak Rita Kembali Bawa Pulang Medali Emas Doc: Antara foto
Ket. Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi berselebrasi usai menjadi yang tercepat pada final nomor speed putri Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Nagoya, Aichi, Jepang, Rabu (30/9).

JAKARTA - Dua tahun silam di Paris, Desak Made Rita Kusuma Dewi masuk arena Olimpiade 2024 dengan bekal hebat, yakni status juara dunia speed putri yang diraihnya pada 2023.

Pada final Kejuaraan Dunia 2023 di Bern, Swiss, Desak Rita mengalahkan salah satu pesaing abadinya sampai kini, Emma Hunt.

Setahun kemudian, mereka berdua, ditambah Deng Lijuan dan Aleksandra Miroslaw yang memegang rekor dunia speed putri sejak Agustus 2021, turut unjuk kebolehan di Paris.

Mereka berempat sama-sama lolos ke perempat final, tapi Desak Rita dan Emma Hunt terhenti pada babak itu, sedangkan Miroslaw dan Deng melenggang sampai final.

Desak Rita kalah bersaing dari Deng yang lalu mengalahkan rekan senegaranya, Rajiah Sallsabillah, dalam semifinal.

Jebolan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Ganesha di Bali yang lanjut ke program magister di universitas yang sama itu, harus menerima kenyataan pahit tak bisa membawa pulang medali dari Paris 2024.

Demikian pula dengan Rajiah, yang dikalahkan Aleksandra Kalucka pada babak perebutan medali perunggu. Emas menjadi milik Miroslaw, sedangkan Deng kebagian perak.

Padahal pada Olimpiade 2026 di Paris itu, Desak Rita bergantian memecahkan rekor Olimpiade dengan Miroslaw, Hunt, dan Zhou Yafei, yang juga dari China.

Zhou menjadi yang pertama memecahkan rekor Olimpiade itu dengan 6,54 detik, kemudian Desak Rita pada 6,52 detik, lalu Hunt dalam 6,36 detik, dan akhirnya Miroslaw pada 6,06 detik.

Angka yang dibukukan Miroslaw itu adalah juga rekor dunia, sampai kemudian dipecahkan oleh Hunt pada 4 Juli 2026 dalam World Climbing Series tahun ini.

World Climbing Series 2026 adalah juga simbol kebangkitan dan bukti kuat untuk sikap pantang terpuruk Desak Rita, setelah gagal mempersembahkan medali Olimpiade kepada Indonesia dua tahun sebelumnya.

Sampai enam seri pertama World Climbing Series tahun ini, Desak Rita berada di tiga besar bersama Emma Hunt, dan atlet Ukraina, Polina Khalkevych.

Jika Hunt berada di puncak klasemen dengan 3.636 poin, maka Desak Rita berada di peringkat ketiga dengan 3.070 poin, hanya lima poin di bawah Khalkevych yang menduduki peringkat kedua.

Tahun penegasan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.